Senin 15 Aug 2022 21:21 WIB

Bertemu BPKH, Wapres Minta Manajemen Penyelenggaraan Haji Lebih Efisien

Wapres melihat subsidi BPKH terhadap biaya haji selama ini cukup besar.

Wakil Presiden Maruf Amin saat menerima Anggota Dewan Pengawas dan Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di Kediaman Resmi Wapres di Jakarta, Senin (15/8).
Foto:

Hal ini, menurut Wapres akan menjadi masalah ke depan karena dana pelayanan masyair yang ditentukan oleh pemerintah Arab Saudi akan terus naik. Ia menjelaskan bahwa orang yang wajib berhaji sesuai ketentuan agama adalah orang yang memiliki kemampuan secara finansial untuk membiayai haji.

"Nah kalau disubsidi dan subsidinya mencapai 60 persen, itu bukan orang yang kuat bayar tetapi kuat (karena) disubsidi. Itu yang menjadi perhatian Wapres," katanya.

Namun demikian, katanya,Wapres mengapresiasi BPKH yang terus mampu memberikan subsidi biaya haji karena berhasil mengelola dana haji dengan baik seperti dengan menginvestasikannya.

Wapres mengingatkan agar BPKH harus terus berhati-hati dalam memilih jenis dan tempat investasi agar tidak terjebak dalam skema ponzi.

"Apa skema ponzi itu? Gali lubang tutup lubang. Ini berbahaya sekali,"kata Masduki.

Hadir dalam audiensi ini, Kepala Badan Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu, Ketua Dewan Pengawas BPKH Yuslam Fauzi, Anggota Dewan Pengawas BPKH Mohammad Hatta dan Suhadi Lestiadi, Anggota Badan Pelaksana BPKH Acep R. Jayaprawira dan Rahmat Hidayat, serta Kepala Devisi Sekretariat Kepala BPKH Hari Yadi.

Sementara Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, Tim Ahli Wapres Iggi Haruman Achsien dan Farhat Brachma, serta Plt. Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing M. Zulkarnain.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement