Pesan Wapres Usai Menerima Konfederasi Serikat Buruh Muslimin

Sabtu , 10 Sep 2022, 09:59 WIB Reporter :Fauziah Mursid/ Redaktur : Muhammad Hafil
Wakil Presiden Ma
Wakil Presiden Ma

IHRAM.CO.ID, JAKARTA--Wakil Presiden Ma'ruf Amin menerima Panitia Kongres akbar VI menerima Konfederasi Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) di rumah dinas Wapres, Jakarta, Jumat (9/9/2022). Dalam pertemuan itu, Ma'ruf berpesan kepada Konfederasi  Sarbumusi  untuk secara maksimal menaungi para buruh nelayan, pertanian maupun perkebunan.

 

Terkait

Konfederasi  Sarbumusi  adalah salah satu lembaga  di lingkungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang membidangi masalah perburuhan.

Baca Juga

"Buruh buruh itu banyak, apakah itu di buruh nelayan, di buruh perkebunan, di pertanian semuanya adalah warga NU. Itu oleh Wapres agar itu digarap benar," kata Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi dalam keterangannya usai mendampingi Wapres.

Wapres kata Masduki, meminta jangan sampai buruh-buruh yang bagian dari warga Nahdliyin ini tidak diurus dan merasa ditinggal. Karena itu, dia berharap agar Konfederasi Sarbumusi bisa menaungi para buruh-buruh baik nelayan, perkebunan, juga pertanian untuk tetap transformatif.

"Jangan sampai ini yang dulunya Nahdliyin kemudian karena tidak merasa diurusi lalu mencari jalan lain," katanya.

Dia juga berpesan agar NU itu lebih transformatif tidak hanya mempertahankan nilai lama tetapi juga harus berimbang dengan nilai transformasinya. Sehingga diharapkan  Konfederasi  Sarbumusi   bisa bergerak ke arah transformasi tersebut.

"Ada satu slogan di dalam NU itu menjaga nilai-nilai yang lama lalu mengambil nilai-nilai yang baru untuk transformasi. NU itu jangan terlalu banyak di almuhafadhohnya, harus berimbang dengan nilai transformasinya dan itu diharapkan  Konfederasi  Sarbumusi   bisa bergerak ke arah transformasi itu, itu inti dari arahan dari wakil presiden," kata dia.

Selain itu, kata Masduki, dalam kesempatan itu  Konfederasi  Sarbumusi   juga mengundang Wapres untuk menghadiri Kongres Akbar VI di Sidoarjo, Jawa Timur pada 27-29 September mendatang.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini