Selasa 15 Nov 2022 21:55 WIB

Asy-Syifa Meruqyah Sejak Zaman Jahiliah

Asy-Syifa binti Abdullah meruqyah sejak zaman jahiliah.

Ilustrasi Sahabat Perempuan Nabi - Muslimah
Foto: Pixabay
Ilustrasi Sahabat Perempuan Nabi - Muslimah

IHRAM.CO.ID, Kehebatan Asy-Syifa di bidang ruqyah sudah dijalankan sejak zaman jahiliah. Ibnu Qayyim menerangkan bahwa Asy-Syifa binti Abdullah meruqyah sejak zaman jahiliah, khususnya untuk mengobati penyakit eksem. Namun, riwayat lain menjelaskan, sejak masuk Islam, Asy- Syifa tidak lagi melakukan praktik ruqyah.

Dia masuk Islam sejak sebelum hijrah dan menjadi salah seorang pe rem puan yang tergabung dalam rom bongan hijrah pertama. Asy-Syifa juga termasuk perempuan yang berbaiat kepada Rasulullah.

Kedekatan keluarganya dengan Rasulullah sehingga Nabi Muhammad sering berkunjung dan siang hari istirahat di kediamannya. Kedatangan tamu istimewa ini disambut gembira oleh Um mu Sulaiman. Ia menyediakan alas tidur serta selimut untuk tidur.

Ketika ada pemuda Anshar yang kena bisa gigitan ular mendatangi Asy-Syifa untuk diobati, namun Asy- Syifa menolak, “Demi Allah saya ti dak lagi meruqyah sejak masuk Islam.” Hal ini disampaikan si pemuda Anshar tadi kepada Rasulullah. Lalu, Rasulullah memanggil Asy- Syifa dan memintanya menunjukkan pengobatan ruqyah.

 

Asy-Syifa lantas menunjukkan kemampuannya dalam meruqyah, “Dengan nama Allah, sesat sehingga kem bali dari mulutnya dan tidak mengganggu seseorang. Ya Allah, hilangkan kesulitan, wahai Rabb sekalian manusia.”

Setelah menyaksikan pengobatan ruqyah yang dilakukan Asy-Syifa, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Ruqyahlah pria tadi dan ajarkan ruqyah tersebut kepada Hafshah sebagaimana kamu mengajarinya menulis.” (HR al-Hakim).

Ketika Islam semakin menyebar luas, Rasulullah membolehkan penggunaan ruqyah untuk menyembuhkan keracunan karena sengatan binatang, sakit mata, penyakit eksem, dan berbagai penyakit lainnya.

sumber : Republika
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement