REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Juru bicara DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengatakan, pemilu legislatif 2014 yang baru saja digelar menjadi titik balik bagi partai berbasis Islam. Pasalnya, ketika partai Islam disebut sudah mati namun hasil penghitungan cepat sementara memperlihatkan hasil signifikan.
"Sebelumnya kan parpol Islam disebut sudah mati, pemilu 2014 partai islam disebut selesai. Tapi ternyata kami (parpol Islam) masih dapat kepercayaan dari satu pertiga lebih total pemilih," kata Mardani di Jakarta, Sabtu (12/4).
Sebelum pileg digelar, kata Mardani, hampir semua lembaga survei memperkirakan suara parpol Islam akan anjlok. Karena tergerusnya kepercayaan masyarakat akibat banyaknya kasus hukum yang menjerat tokoh-tokoh partai Islam. Namun, hasil hitung cepat dan exit poll setelah pemungutan suara berlangsung mengejutkan.
"Realitanya, suara parpol Islam termasuk PBB (Partai Bulan Bintang) tembus 32 persen. Itu significant number, artinya masyarakat masih percaya," ujarnya.
Hasil sementara yang cukup bagis itu, menurut dia, membuat parpol Islam kembali optimis. Bahwa mereka mempunyai kekuatan besar untuk menjadi salah satu alternatif penguasa bersaing dengan parpol yang perolehan suaranya saat ini teratas.
Koalisi partai Islam, lanjut Mardani, sangat memungkinkan menjelang pemilu presiden yang dijadwalkan pada 9 Juli 2014 nanti. Karena suara sekitar 32 persen dari pemilih untuk parpol Islam harus dijaga. Dan diperjuangkan dengan koalisi sendiri.
"Sekarang kami tidak bicara nama, kami tetapkan dulu agendanya (koalisi parpol Islam). Nanti kami libatkan tim strategi, tim survei, baru figur yang cocok," kata dia.




