Selasa 26 Aug 2014 15:39 WIB

Maktour Berangkatkan Tim Persiapan ke Tanah Suci

haji noval lukman masyhur, perwakilan maktour di arab saudi
Foto: dok.maktour
haji noval lukman masyhur, perwakilan maktour di arab saudi

REPUBLIKA.CO.ID,

JAKARTA -- Guna memberikan pelayanan yang terbaik bagi para calon jamaah haji khusus yang bergabung dengan Maktour pada tahun ini, Selasa (26/8), Maktour memberangkatkan tim persiapan sebanyak 12 orang yang dipimpin Habib Noval.

Direktur Operasional Maktour, Mohammad Rocky menyebutkan, keberangkatan tim persiapan Maktour ke Tanah Suci bersama sejumlah travel lainnya, guna mempersiapkan segala sesuatu di Tanah Suci

''Tim akan melihat dari dekat persiapan pelayanan haji terutama pada saat wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah serta jumrah di Mina. Ini perlu persiapan yang matang,'' jelas Rocky menegaskan.

Lebih lanjut Mohammad Rocky mengungkapkan, keberangkatan tim tersebut akan meninjau persiapan akomodasi, transportasi serta bahan-bahan konsumsi untuk jamaah haji yang berada di Jeddah, Makkah dan Madinah.

''Selama ini, kami sudah terbiasa menyediakan menu lokal khas Indonesian sesuai dengan lidah jamaah dari berbagai daerah. Misalnya teri Medan dicampur kacang tanah, sayur lodeh, bahan-bahan tersebut dikirim dari Tanah Air,'' papar Rocky.

Tidak hanya menu berupa teri Medan dan sayur Lodeh, Maktour pun senantiasa menyediakan bakso khas Indonesia yang secara khusus diangkut dari Tanah Air.

''Yang paling utama, menu-menu khas Indonesia ini, akan kami sediakan selama jamaah haji melakukan wukuf di Arafah, Mabit di Muzdalifah dan jumrah di Mina,'' sambungnya.

Tak hanya bahan-bahan menu khas Indonesia yang langsung didatangkan dari Tanah Air, menurut Mohammad Rocky, demi memberikan kenyamanan bagi para calon jamaah haji, Maktour mendatangkana langsung juru masak dari Tanah Air untuk ditempatkan di hotel-hotel yang didiami para jamaah Maktour.

Yang menarik, papar pria kelahiran Makassar ini, Maktour senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik dengan menyediakan es buah selama jamaah haji berada di Arafah, Muzdalifah dan Mina.

''Ini semua kami lakukan, semata-mata agar para jamaah haji benar-benar nyaman melaksanakan setiap ibadah haji dan tidak terganggu kekhusyuannya,'' ujarnya menambahkan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement