Sabtu 25 Oct 2014 12:41 WIB

Haji Karimun Dirawat Intensif di RS Saudi

Jamaah haji sakit di Arab Saudi.
Foto: Antara/ca
Jamaah haji sakit di Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM – Seorang haji asal Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau dalam kondisi tidak sadarkan diri dan harus dirawat intensif di sebuah rumah sakit di Arab Saudi sehingga kepulangannya ke Tanah Air harus ditunda.

Hal itu dikatakan Ketua Kloter 15 Debarkasi Batam, Syafri, dalam laporannya saat tiba di Asrama Haji Batam, Kepulauan Riau, Jumat (24/10).

"Terdapat satu orang jamaah haji yang masih dirawat di RS Arab Saudi atas nama Hattas Ahmad Daeng Massera asal Kabupaten Karimun," kata dia.

Ia mengaku belum mengetahui sampai kapan Hattas Ahmad dirawat di Tanah Suci untuk dipulangkan ke Tanah Air, karena hingga jamaah Kloter 15 lainnya tiba di Indonesia, kondisinya masih tidak sadar.

Untuk proses pelaksanaan ibadah, ia mengatakan seluruhnya berjalan relatif lancar tanpa hambatan berarti. Jamaah dapat menjalankan semua rukun dan wajib haji dengan baik. "Demikian juga untuk Arbain juga berjalan sukses. Bahkan, kami dapat mengerjakan Arbain sebanyak 43 waktu," kata Syafri.

Bupati Karimun Nurdin Basirun dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada PPIH Debarkasi Batam, petugas kloter dan semua pihak yang telah membantu kelancaran proses penyelenggaraan ibadah haji.

Kepada jamaah haji asal Karimun, ia mengatakan pemerintah dan masyarakat sudah menunggu kepulangan di daerah. Pemerintah juga menyiapkan transportasi untuk sampai ke Karimun.

"Yang jelas pemerintah dan masyarakat sudah menunggu dengan mempersiapkan transportasi yang khusus untuk jamaah haji. Jika layanan kami belum maksimal, tolong kami diberi informasi agar ke depan dapat kami tingkatkan," kata Nurdin.

Di tempat yang sama, mantan menteri agama Said Agil Husein al-Munawar turut mendoakan agar seluruh jamaah menjadi haji yang mabrur. "Dengan mabrurnya ibadah haji semoga dapat meningkatkan ibadah sosialnya, meningkatkan ukhuwah islamiyahnya, memberikan makna tersendiri kepada masyarakat," kata dia.

Hingga Jumat (24/10), Debarkasi Batam sudah memulangkan 6.709 orang haji dari Provinsi Kepri, Riau, Kalimantan Barat dan Jambi yang tergabung dalam 15 Kloter.

Kloter 15 terdiri dari jamaah haji asal Kalimantan Barat dan Kepulauan Riau yaitu 217 haji Kota Batam Kepri, 133 haji Karimun Kepri, dua haji Tanjungpinang Kepri, 48 haji Bengkayang Kalbar, 41 haji Landak Kalbar dan lima orang petugas.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement