Kamis 10 Sep 2015 20:56 WIB

Soal Badai Pasir, PPIH Minta Keluarga Jamaah Haji tak Khawatir

Badai pasir di Riyadh, Arab Saudi
Foto: telegraph.co.uk
Badai pasir di Riyadh, Arab Saudi

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengimbau keluarga jamaah haji di tanah air tidak perlu khawatir. Badai pasir yang melanda Arab Saudi pada Selasa (8/9) sore tidak berdampak langsung pada jamaah haji yang berada di Makkah.

"Jamaah haji Indonesia aman dari debu. Tidak ada efek secara langsung kepada jamaah dari fenomena alam," kata Kepala Seksi  Perlindungan Jemaah Letkol Jaetul Muchlis Basyir di Kantor Daerah Kerja (Daker) Makkah, Syisyah, seperti dilaporkan wartawan Republika, Ratna Puspita, Kamis (10/9).

Muchlis menjelaskan badai pasir ini merupakan fenomena alam yang tidak bisa terhindarkan. Badai pasir juga bukan fenomena aneh di Arab Saudi yang didominasi gurun dan bukit berbatu.

Muchlis mengatakan, badai pasir juga pernah terjadi di Arab Saudi tahun lalu. Namun, zona terdampaknya tidak seluas dua hari lalu. "Biasanya menjelang pergantian musim," ujar dia.

Pantauan Republika di Makkah, kondisi cuaca di Makkah tidak menyengat dua hari terakhir kendati suhu masih mencapai 39 derajat celcius. Angin kencang memang masih kerap melanda Makkah pada sore hari.

Angin kencang ini menerbangkan benda-benda kecil seperti sampah plastik. Kendati demikian, kondisi di Makkah masih aman. n ratna puspita

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement