Jumat 25 Sep 2015 19:45 WIB

Satu Korban Diidentifikasi, Enam Korban Dirawat

Insiden Mina menyebabkan 220 jamaah haji wafat.
Foto: Reuters
Insiden Mina menyebabkan 220 jamaah haji wafat.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Ratna Puspita dari Tanah Suci

MAKKAH -- Sebanyak enam jamaah asal Indonesia mengalami cedera dan sedang dirawat di rumah sakit milik Pemerintah Arab Saudi. Mereka terinjak-injak ketika berdesakan dengan ribuan jamaah lainnya di Jalan 204, Mina, Arab Saudi.

Kepala Daerah Kerja Makkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Arsyad Hidayat mengatakan enam jamaah itu dirawat di tiga rumah sakit di Mina dan Makkah serta satu klinik. "RS Jizrul Mina, RS King Abdullah, Klinik 107 Makkah, dan RS Al Nur," kata dia, Jumat (25/9).

Arsyad menyebutkan sebagian besar jamaah yang masih dirawat terinjak-injak ketika kejadian. Kendati demikian, dia belum dapat memastikan luka yang dialami enam jamaah tersebut. "Apakah mengalami patah tulang atau luka lainnya, itu yang masih kami pastikan," kata dia.

Tiga jamaah yang masih dirawat di RS Jizrul Mina, yaitu Zulaiha Alam dari Kloter BTH 14, Ubaid bin Komaruddin dari Kloter JKS 61, dan Ending bin Rukanda dari kloter JKS 61. Satu orang dirawat di RS King Abdullah atas nama Arninda Idris dari kloter BTH 14.

Seorang jamaah dari Kloter BTH 14, yaitu Fadillah Nurdin, menjalani perawatan di Klinik 107 Makkah. Terakhir, Yusniar Abdul Malik dari kloter MES 7 masih menjalani perawatan di RS Al Nur.

PPIH Arab Saudi juga memastikan jumlah jamaah wafat karena berdesak-desakan di Jalan 204 hingga Jumat pukul 13.00 waktu Arab Saudi sebanyak tiga orang.

Dua korban yang sudah teridentifikasi, yaitu Hamid Atwi Tarji Rofia (51 tahun) asal Kloter SUB 48 Embarkasi Surabaya dan Busyaiyah Sahel Abdul Gafar (50) asal Kloter BTH 14.

Arsyad menambahkan, satu jamaah lagi sudah dipastikan dari Indonesia. Namun, PPIH Arab Saudi belum mengumumkan identitas jamaah itu. "Identitasnya masih dilakukan crosschek dengan pihak terkait," kata dia.

Menurut Arsyad, PPIH Arab Saudi telah menghubungi para keluarga korban. "Sebagai wakil dari pemerintah, kami menyampaikan turut prihatin dan berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya para jemaah haji korban peristiwa Mina tahun 1436H/2015M," kata dia.

Hingga saat ini, sebanyak 225 jamaah Indonesia dilaporkan belum kembali ke tenda di Mina. PPIH Arab Saudi sedang melakukan penyisiran di pemondokan, Masjidil Haram, dan rumah sakit di Mina dan Makkah.

Arsyad juga mengimbau agar jamaah mematuhi jadwal melontar jumroh yang sudah diinformasikan kepada para ketua kloter, ketua regu, dan ketua rombongan. "Hal ini untuk menghindari resiko akibat kepadatan jamaah," ujar dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement