Kamis 08 Oct 2015 15:18 WIB

Saudi Didesak Bantu Indonesia Percepat Identifikasi Korban Mina

Rep: Antara/ Red: Andi Nur Aminah
Ambulans membawa jamaah haji korban insiden Mina.
Foto: Reuters
Ambulans membawa jamaah haji korban insiden Mina.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Pemerintah Arab Saudi didesak untuk membantu percepatan identifikasi sejumlah jamaah haji Indonesia yang masih hilang dan belunm kembali ke pemondokan pascaperistiwa Mina, 24 September 2015 lalu. Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arsyad Hidayat, di Makkah, Arab Saudi, Kamis (8/10), mengatakan pemerintah Indonesia telah melakukan dua pertemuan dengan otoritas Arab Saudi di Jeddah. Tujuannya untuk meminta mereka membuka akses seluas-luasnya guna menemukan jamaah yang masih hilang.

"Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) dan Konjen RI, serta pimpinan tim Disaster Victim Identification (DVI)telah melakukan pertemuan dengan Dirjen Kementerian Luar Negeri Wilayah Barat (Arab Saudi) di Jeddah. Mereka sudahn meminta akses seluas-luasnya untuk mencari jamaah yang belum kembali," katanya.

Ketiga wakil Pemerintah Indonesia itu juga melakukan pertemuan dengan Deputi Menteri Haji Arab Saudi untuk meminta hal yang sama agar jamaah yang hilang bisa segera diidentifikasi. Arsyad mengatakan, sampai Kamis (8/10) pukul 08.00 Waktu Arab Saudi (WAS) atau pukul 12.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) sebanyak delapan jamaah haji Indonesia belum kembali ke pemondokan mereka sejak peristiwa Mina.

Jamaah yang belum kembali dan belum ditemukan itu berasal dari Pontianak, Kalimantan Barat, sebanyak tiga orang. Mereka berasal dari kelompok terbang (kloter) 14 embarkasi Batam (BTH 14). Lalu lima orang lagi dari Jawa Barat dengan nomor kloter 61 embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS 61).

"Kami juga mendapat informasi ada jamaah tanpa identitas yang sedang dirawat di rumah sakit di Taif," kata Arsyad.

Rencananya PPIH bersama tim DVI akan menuju ke Taif untuk melakukan pemeriksaan. Sampai Kamis pukul 08.00 WAS, jumlah jamaah haji Indonesia yang meninggal dalam peristiwa Mina mencapai 120 orang, terdiri dari 115 jamaah yang berangkat dari Tanag Air dan lima WNI yang telah menjadi pemukim di Arab Saudi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement