Rabu 10 Aug 2016 06:10 WIB

Petugas Temukan Satu Koper Jamu Kuat Milik Calon Haji

Petugas Gapura Airport Servis Haji 2015 memeriksa kelengkapan data koper jamaah calon haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (10/9).   (Republika/Wihdan)
Foto: Republika/ Wihdan
Petugas Gapura Airport Servis Haji 2015 memeriksa kelengkapan data koper jamaah calon haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (10/9). (Republika/Wihdan)

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA —  Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya menemukan satu koper besar milik calon jamaah haji (calhaj) kelompok terbang (kloter) 3 dari Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, yang berisi jamu kuat.

"Ini titipan adik saya," ujar calhaj yang memiliki tas koper besar berisi jamu dan sejenisnya itu, Abdullah bin Ahmad Salam, saat ditemui di Gudang Hall Mina, Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Selasa (9/8) petang.

Dalam koper calhaj asal Desa Candi Burung, Proppo, Pamekasan, terlihat penuh dengan jamu kuat sehingga tidak ada baju sama sekali atau kebutuhan pribadi lainnya. "Ya, inilah yang kami lihat memang demikian," ucapnya Wakil Sekretaris I PPIH Embarkasi Surabaya Sutarno Pertowiyono saat melakukan pengecekan di Gudang Hall Mina itu.

Didampingi staf Humas PPIH Embarkasi Surabaya, dia menjelaskan bahwa barang tersebut tidak bisa dibawa ke Tanah Suci dan akan dikembalikan ke daerah melalui berita acara serah terima. "Barang tersebut bisa dikembalikan ke daerah atau diambil oleh keluarganya dengan ketentuan membawa surat keterangan dari keluarga," katanya.

Bila barang bawaan yang terlarang itu sudah dikembalikan ke daerah, pihak calhaj boleh mengambilnya ketika pulang dari haji atau diambil keluarganya dengan membawa surat keterangan keluarga. Pada hari kedua kedatangan calhaj di asrama haji, kemarin, petugas melayani calhaj kloter 2 dan 3 dari Pamekasan yang tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) sekitar pukul 15.00 s.d. 17.00 WIB.

Saat itu, petugas mencurigai lima koper besar milik calhaj, termasuk koper milik Abdullah Ahmad Salam, yang ternyata berisi jamu merk Wan Tong sebanyak 18 kotak. Calhaj lain juga diketahui membawa rokok yang melebihi ketentuan. Pada Selasa (8/8), petugas tidak menemukan satu barang yang menyalahi ketentuan di dalam koper milik 445 calhaj dari Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang kini telah berada di Tanah Suci.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement