Senin 15 Aug 2016 04:51 WIB

Gambar Gajah dan Haji Berzikir di 'Prigi Ajaib' Laweyan Tahun 1914

Sultan Mataram tengah menggelar acara rampokan (adu macan melawan manusia).
Foto: Sampul Buku Penaklukan Jawa karya Major Wiliam Throne.
Sultan Mataram tengah menggelar acara rampokan (adu macan melawan manusia).

Menjelang pertengahan Februari 1914 Koran berbahasa Jawa ‘Darmo Kondo’ memuat berita tentang kehebohan di Kampung Laweyan, Solo.

Dikisahkan ada seorang perempuan tua mengaku bila dalam mimpinya ditemui seorang kakek yang mengatakan bahwa dhemit  (jin) penjaga kampung Gajahan akan menunjukan permainan gambar hidup di sumur yang terletak di halaman rumahnya. Koran-koran yang terbit saat itu menyebut kehebohan ‘Prigi Ajaib’.

Dalam mimpi itu sang kakek berpesan supaya perempuan itu tidak mengganggu penampakan gambar di dalam sumur tersebut.

Awalnya, kisah mimpi peremuan tua diabaikan. Namun berubah menjadi kehebohan ketika pada sore harinya ada seorang anak berteriak-teriak di dekat sumur. Anak itu menyatakan bahwa di dalam sumur dia melihat nyala api, gambar haji berzikir, bulan-bintang, berbagai gambar lainnya.

Maka publik pun heboh. Peristiwa yang tadinya hanya beredar dari mulut ke mulut, situasi berubah kian meluas karena media massa yang saat itu banyak terbit di Solo ikut menuliskannya.  Koran berbahasa Jawa, ’Djawi Kondo’ menuliskan kisahnya dengan menyebutnya sebagai kisah ‘Kjai Soemoer’.

Dan  cerita makin menggairahkan karena koran ‘Bramantani’ menuliskan dengan cara mengkaitkan dengan kepercaayaan mistik.  Di media ini ditulis keajaiban yang muncul di dalam sumur itu terkait dengan ‘Ratu Siluman’ Nyai Blorong karena gambar tersebut muncul pada malam Jumat Kliwon dan malam Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

Adanya kehebohan itu membuat apara keamanan siaga. Apalagi  masyarakat pun telah berduyun-duyun datang untuk melihat apa yang ada di dalam sumur terset. Untunglah polisi segera mengambil tindakan sebelum muncul keriuhan yang lebih meluas. Akhirnya, lokasi sumur pun dinyatakan ditutup.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement