Kamis 18 Aug 2016 16:49 WIB

Jamaah Diminta Taati Instruksi Petugas Haji

Rep: Antara/ Red: Achmad Syalaby
Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Makkah memeriksa dapur milik perusahaan pelayanan katering Shalal Asia di wilayah Kakiyah, Makkah, Arab Saudi, Kamis (11/8).
Foto: Republika/Didi Purwadi
Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Makkah memeriksa dapur milik perusahaan pelayanan katering Shalal Asia di wilayah Kakiyah, Makkah, Arab Saudi, Kamis (11/8).

REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKARAYA — Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Wilayah Kalimantan Tengah  Ubaidillah Ahmad mengingatkan calon jamaah haji agar selalu menaati instruksi petugas.

"Kepatuhan jamaah selama proses ibadah haji ini diperlukan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," kata Ubaidillah di Palangka Raya, Kamis (18/8).

Dia juga meminta jamaah selalu berkoordinasi dengan petugas ketika melakukan kegiatan di luar jadwal. Ketika terjadi hal yang tidak diinginkan, antisipasi dan penanganan lebih mudah dilaksanakan.

"Namun, lebih baik jangan melakukan kegiatan di luar ketentuan. Misalkan jangan melakukan lempar jumroh diluar jadwal yang ditentukan karena itu bisa menyebabkan gangguan keamanan dan ketertiban saat berhaji," katanya.

Dia mencontohkan, tragedi lempar jumroh pada musim haji tahun lalu. Menurut dia, peristiwa yang hingga menyebabkan korban jiwa itu, diantaranya terjadi akibat adanya jamaah yang melakukan aktivitas tersebut di luar jadwal.

Ubai juga minta jamaah selalu bersama-sama dengan regunya saat berihram dan tidak lupa membawa kartu identitas apabila meninggalkan hotel ataupun saat menuju ke tempat lain.

"Ketika mengalami kesulitan maka segera cari dan hubungi petugas terdekat karena petugas haji asal Indonesia telah ditempatkan pada lokasi-lokasi strategis guna membantu jamaah yang kesulitan," katanya.

Selanjutnya, dia juga meminta calon jamaah haji yang berangkat menuju Tanah Suci untuk tetap menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah tersebut. "Apa lagi cuaca di Arab Saudi berbeda dari Indonesia. Saat malam cuaca akan lebih dingin, sementara di siang hari akan sangat panas. Terlebih berhaji juga memerlukan kekuatan fisik dalam rangkaian ibadahnya," katanya.

Untuk itu jamaah harus selalu menjaga kesehatan minimal dengan memakan makanan yang bergizi dan memperbanyak minum air putih. Calon jamaah haji Provinsi berjuluk "Bumi Tambun Bungai" ini, ditambah para petugas pendamping, petugas kesehatan, pimpinan kelompok terbang dan TPHD berjumlah 1.099 orang.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement