IHRAM.CO.ID, BOGOR – Berbeda halnya dengan ibadah haji yang mencakup sekitar 24 hari (haji plus) dn 40 hari (haji regular), ibadah umrah reguler hanya sembilan hari (sudah termasuk perjalanan pulang pergi dua hari). Jadi, waktu efektif untuk melaksanakan ibadah selama berada di Tanah Suci hanya tujuh hari.
Lalu, bagaimanakah seorang jamaah memaksimalkan ibadahnya pada waktu yang relatif singkat tersebut? “Kalau kita melaksanakan umrah, kita harus mempunyai niat yang kuat, sehingga dapat meraih hasil maksimal,” kata Pimpinan Progam Pembibitan Penghapal Quran (PPPA) Darul Quran Ustaz Yusuf Mansur kepada Republika.co.id.
Ia mengemukakan hal tersebut seusai mengisi tabligh akbar di Pondok Pesantren Baitussalam Inkopad, Tajurhalang, Bogor, Jawa Barat, Kamis (26/1). “Salah satu yang paling penting adalah niat kuat untuk menghapal Alquran. Kita harus punya target hapal Alquran, misalnya selama umrah bisa menghafal surah al-Waqi'ah, surah ar-Rahman, surah al-Mulk, atau surah Yasin. Jadi, pulang umrah sudah hapal minimal satu surah,” ujar Ustaz Yusuf Mansur.
Hal lain, kata Yusuf Mansur, niat yang kuat misalnya untuk shalat sunah Tahajud, shalat sunah Dhuha, dan tadarus Alquran minimal satu kali khatam. “Jadi, sejak dari Tanah Air kita sudah pancangkan niat yang kuat untuk beribadah sebanyak mungkin selama di Tanah Suci. Termasuk target menghapal Alquran. Sehingga, ibadah umrah kita memberikan hasil maksimal,” kata Yusuf Mansur.




