Jumat 07 Jul 2017 16:00 WIB

Jamaah Diminta Segera Lakukan Vaksinasi Meningitis

Seorang petugas memberikan suntikan vaksin meningitis kepada calon jamaah haji.
Foto: ANTARA/Septianda Perdana/ca
Seorang petugas memberikan suntikan vaksin meningitis kepada calon jamaah haji.

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Bupati Kubu Raya, Rusman Ali mengimbau kepada jamaah haji kabupaten setempat untuk melakukan vaksinasi Meningitis sebelum melaksanakan ibadah haji.  "Agar jemaah Calon Haji kita ini sehat-sehat dan dapat menunaikan ibadah hajinya dengan baik, kita mengimbau untuk segera melakukan vaksinasi," kata Rusman Ali di Sungai Raya, kemarin.

Dia mengatakan, Pemkab Kubu Raya melalui Dinkes setempat memberikan pelayanan vaksinasi Meningitis secara gratis bagi jemaah haji. "Mungkin nanti kita akan lakukan dalam beberapa kali sebelum keberangkatan. Kita akan terus pantau kesehatan jamaah calon haji kita ini secara intensif agar sistem antibodi bisa terbentuk sempurna," tuturnya.

Rusman Ali menuturkan, dalam menunaikan ibadah haji, tidak cukup hanya menyiapkan mental dan finansial saja. Lebih dari itu calon jamaah haji seharusnya juga menyiapkan fisiknya agar siap menghadapi cuaca dan penularan penyakit.

Vaksin Meningitis adalah vaksin wajib yang harus dilakukan calon jamaah haji untuk melindungi risiko tertular meningitis meningokokus, suatu infeksi yang terjadi pada selaput otak dan sumsum tulang belakang dan keracunan darah.

"Meningitis adalah penyakit serius dengan angka kematian tinggi. Bakteri ini sebenarnya tidak ada di Indonesia tapi untuk orang yang akan bepergian ke negara lain terutama ke daerah endemik, harus divaksin," kata Rusman Ali. Daerah endemik Meningitis Meningokokus antara lain Afrika, Amerika Utara, Amerika Latin, dan Selandia Baru.

"Selama melakukan ibadah haji, kita akan bertemu dengan orang dari berbagai negara yang mungkin saja menjadi pembawa atau carrier bakteri meningitis," katanya.

Dikatakan Rusman Ali, orang yang bepergian ke luar negeri membawa risiko menularkan meningitis kepada orang lain yang akhirnya dapat menularkan kepada populasi yang lebih besar.  "Bila tidak dilakukan pencegahan dari sekarang, bisa saja suatu saat nanti penyakit ini mencapai tahap endemik di Indonesia," paparnya.

Vaksinasi meningitis sebaiknya dilakukan minimal 10 hari sebelum keberangkatan. Untuk itu, kata Rusman Ali, untuk mengantisipasi jamaah calon haji asal Kubu Raya dilakukan vaksin sedini mungkin.

Di samping vaksin meningitis dan vaksin influenza kepada seluruh jemaah Haji asal Kubu Raya.  "Sehingga jamaah calon haji Kubu Raya dapat menjalankan seluruh rangkaian kegiatan haji dalam keadaan sehat walafiat dan dapat kembali ke Kubu Raya dengan sehat walafiat juga," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement