Ahad 06 Aug 2017 17:35 WIB

3.100 Jamaah Asal Embarkasi Padang Tiba di Madinah

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Maman Sudiaman
Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi
Foto: ROL/Ani Nursalikah
Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi

IHRAM.CO.ID, PADANG -- Hingga Ahad (6/8) sudah ada 3.100 jamaah calon haji asal embarkasi Padang, Sumatra Barat yang menginjakkan kaki di Madinah, Arab Saudi. Angka ini belum termasuk jamaah kloter 9 yang diterbangkan hari ini dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang.

Kloter 8 embarkasi Padang yang terbang pagi tadi pukul 9.30 WIB berisikan jamaah dari Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Mukomuko, dan Kota Bengkulu. Dari jamaah kloter 8, 383 orang di antaranya termasuk petugas dengan rincian 176 jamaah laki-laki orang dan 207 jamaah perempuan. Adapun jamaah termuda dalam kloter ini adalah Dody Silahuddin usia 28 tahun, asal Kabupaten Bengkulu Utara dan yang tertua adalah Rukiyah Abdullah Yunus usia 91 tahun asal Kabuaten Mukomuko. Jamaah kloter 8 di Makkah akan menempati maktab 50 dengan nomor rumah 1001 sektor 10 wilayah Jarwal.

Sementara itu, jamaah kloter 9 embarkasi Padang berasal dari Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Padang telah. Seluruh jamaah telah dilepas secara resmi oleh Danrem 032 Wirabraja Sumbar Brigjen Bhakti Agus Fadjari. Secara keseluruhan jumlah jamaah haji embarkasi Padang tahun 1438 H / 2017 M terdiri dari 6.349 orang, dengan rincian jamaah yang berasal dari Sumbar sebanyak 4.628 orang, Bengkulu 1.641 orang, dan 80 orang lainnya merupakan petugas. Jumlah tersebut akan diterbangkan oleh pesawat Garuda Boeing 777 seri 300 ER dgn 17 kloter.

Jamaah termuda kloter 9 adalah Ihsan Alhadi, usia 33 tahun, asal Kota Padang dan yang tertua Sarifah Nur Abdullah, umur 80 tahun asal Kota Padang. Jamaah kloter 9 di Makkah akan menempati maktab 43 dengan nomor rumah 1103 sektor 11 wilayah Misfalah.

Kakanwil Kemenag Sumbar, Salman, mengingatkan kepada petugas kloter untuk selalu berkomunikasi dengan Karu, Karom, dan jemaah agar pelaksanaan ibadah haji tidak menemui kendala. Di samping itu Kakanwil juga mengimbau kepada semua jamaah agar menjaga kesehatannya supaya dapat beribadah secara maksimal. "Seluruh jamaah pjuga harus saling membantu dan menjaga kebersamaan," ujar Salman, Ahad (6/8).

Ketua KPHI Samidin Nasir juga menambahkan, kehadiran KPHI di setiap embarkasi demi memastikan pelayanan terhadap jamaah calon haji berjalan dengan tertib, lancar, dan aman. "Alhamdulillah untuk embarkasi Padang penyelenggaraan ibadah Haji sudah berjalan dengan baik," katanya.

Khusus untuk kloter 9, terdapat beberapa jamaah yang tertunda dan batal berangkat ke Tanah Suci. Jamaah yang tertunda keberangkatannya adalah Darnis Narawi Unik (68) asal Kabupaten Limapuluh Kota karena sakit dan Nurhayati Kasimin Ali Djana (66) asal Kabupaten Limapuluh Kota karena merawat suami sakit. Sementara jamaah yang batal berangkat karena meninggal dunia adalah Minas Kawi Budin Binti Kawi (62). Minas meninggal dunia karena hipertensi pagi tadi pukul 08.05 wib di Asrama Haji Tabing Padang (embarkasi).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement