Jumat 11 Aug 2017 13:03 WIB

Rombongan Calhaj Bulungan Teradang Aksi Demo

 Direktur Umum PT Lion Air Edward Sirait (tengah), Head of Corporate Secretary Lion Group Kapten Dwiyanto Ambarhidayat (kiri), dan Corporate Lawyer Haris Arthur memberikan keterangan kepada wartawan mengenai masalah delay  (Ilustrasi).
Foto: Republika/ Yasin Habibi
Direktur Umum PT Lion Air Edward Sirait (tengah), Head of Corporate Secretary Lion Group Kapten Dwiyanto Ambarhidayat (kiri), dan Corporate Lawyer Haris Arthur memberikan keterangan kepada wartawan mengenai masalah delay (Ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNG SELOR -- Aksi demontrasi 120 penumpang pesawat Lion Air JT-673 tujuan Balikpapan - Jakarta - Manado - Papua di Tarakan, Jumat (11/8), sempat menghadang rombongan haji Bulungan, Kaltara. Dilaporkan aksi demo di Bandara Juata Tarakan itu sempat menghambat rombongan jemaah calon haji Bulungan dan petugas 86 orang.

"Akhinya, puluhan rombongan haji bisa masuk ke Bandara melalui pintu VIP Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan," kata Ismed Shalehuddib, petugas haji dari Kantor Agama Bulungan.

Sebelumnya, rombongan jemaah calon haji dilepas oleh Bupati Bulungan Sudjati di Pelabuhan Kayan 1 Tanjung Selor sekitar 08.00 Wita menuju Tarakan. Melalui Bandara Internasional Juwata Tarakan rombongan akan ke Tanah Suci via embarkasi Balikpapan.

Ke Balikpapan sekitar 11.30 Wita yang dijadwalkan akan dilepas oleh Gubernur Kaltara Irianto Lambrie bersama rombongan dari Bulungan, Tarakan, Tanah Tidung, Malunau dan Nunukan.

Sementara aksi demo terus berlanjut, diduga akibat pesawat tertunda tanpa info jelas. Pesawat Lion harusnya berangkat 05.50 Subuh tadi gagal berangkat. Akibatnya 120 penumpang terlantar selama empat jam tanpa kabar yang jelas.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement