Jumat 08 Sep 2017 07:41 WIB

Jamaah Diingatkan tidak Masukan Zamzam dalam Koper Bagasi

Air Zamzam
Foto: Antara/Zarqoni
Air Zamzam

IHRAM.CO.ID, MAKKAH  -- Pada dua hari masa penimbangan dan pemindaian (X-Ray) bagasi jamaah, ditemukan air zamzam pada sejumlah koper jemaah. Koper tersebut terpaksa dibongkar untuk dikeluarkan air zamzamnya.

Proses pengeluaran air Zamzam ini mengakibatkan terhambatnya proses x ray bagasi sehingga jemaah diminta untuk tidak memasukan air zamzam dalam koper. Terhambatnya proses X-Ray dikhawatirkan akan berdampak pada jadwal penerbangan.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar Ali mengaku, sosialisasi larangan membawa air zamzam dalam koper sudah dilakukan sejak di Indonesia. Namun, karena sebagian jamaah masih kedapatan membawa, pihaknya akan mengintensifkan kembali sosialisasi larangan ini melalui ketua kloter.

“Bila perlu kita akan terjun bersama-sama ke kloter yang akan berangkat supaya mengingatkan agar jangan sampai air zamzam ini masuk dalam koper,” kata Nizar Ali usai pelepasan jamaah kloter satu Embarkasi Solo (SOC 01) di Bandara Jeddah, Rabu (06/09).

Nizar memastikan, setiap koper yang terdeteksi membawa air Zamzam akan dibongkar untuk dikeluarkan. “Kita sudah lakukan antisipasi. Sebelum naik pesawat, koper jamaah kita x-ray terlebih dahulu.  Kalau ternyata ada air zamzam, kita bongkar untuk dikeluarkan demi keselamatan penerbangan,” ujarnya.

Lima kloter sudah diberangkatkan ke Tanah Air pada hari pertama pemulangan jamaah. Mereka adalah kloter pertama dari Embarkasi Medan, Solo, Jakarta-Pondok Gede, Padang, dan Embarkasi Maksssar.

Menurut Nizar, proses penerbangan masih on schedule. Dia berharap, jamaah yang akan pulang kemudian tidak mamasukan air zamzam dalam koper sehingga proses x-ray bagasi lebih cepat lagi. Selain alasan keselamatan penerbangan, pembongkaran koper yang kedapatan membawa air Zamzam dikhawatirkan akan berimbas pada jadwal dan mengganggu on time performance penerbangan.

sumber : kemenag.go.id
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement