Selasa 24 Jul 2018 17:23 WIB

Tiga Tipe Haji

Tidak semua jamaah haji yang benar-benar fokus untuk beribadah kepada Allah.

Rep: Muhyiddin/ Red: Agung Sasongko
Calon jamaah haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur (ilustrasi).
Foto: Republika/ Yasin Habibi
Calon jamaah haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur (ilustrasi).

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Jutaan jamaah haji dari berbagai belahan akan melaksanakan ibadah haji 2018 di Tanah Suci Makkah. Sebagian jamaah haji Indonesia juga sudah berada di Arab Saudi, namun tidak semua jamaah haji yang benar-benar fokus untuk beribadah kepada Allah.

Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia, KH Cholil Nafis mengatakan, setidaknya ada tiga tipe jamaah Indonesia yang menunaikan ibadah Indonesia. Salah satunya yaitu jamaah yang hanya melakukan foto-foto.

"Jadi orang haji itu ada tiga macam. Ada yang berangkat haji karena gengsi, maka dia gak dapat haji, dapatnya gengsi doang. Maka ini yang kadang-kadang orang riya’, kirim foto terus," ujar KH Cholil saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (24/7).

Jamah haji tipe kedua, lanjut dia, yaitu jamaah yang memiliki tujuan untuk berdagang, sehingga saat melaksanakan ibadah haji hanya memperoleh keuntungan dari bisnisnya tersebut.

"Yang kedua, ada orang haji yang tujuannya bisnis atau dagang doang, akhirnya bawa barang dan bagaimana dijual di sana. Ya ini dapatnya untungnya bisnis saja," ucap Pengasuh Ponpes Cendikia Amanah Depok ini.

Sedangkan tipe jamah haji yang ketiga yaitu jamaah yang memang berangkat haji karena Allah. Dari tiga tipe jamaah tersebut, hanya tipe yang terakhir yang sesuai dengan ajaran Islam.

Karena itu, dia pun mengimbau agar jamaah haji menghindari hal-hal yang merusak keikhlasan da ketulusan dalam melaksanakan ibadah haji. "Maka hindari hal-hal yang merusak terhadap keikhlasan dan ketulusan. Maka hindari medsos, dikit-dikit kirim foto. Kalau mau dikirim kirimlah kepada orang yang memang perlu informasi dan perkembangannya," kata KH Cholil, yang juga pernah menjadi petugas haji dan pembimbing haji.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement