Rabu 25 Jul 2018 16:10 WIB

Kemenhub Periksa 29 Pesawat Penerbangan Jamaah Haji

Sebanyak 29 dari 31 pesawat dinyatakan layak terbang.

Rep: NovitaIntan/Antara/ Red: Agung Sasongko
Pesawat haji
Foto: Antara
Pesawat haji

IHRAM.CO.ID, TANGERANG – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Perhubungan Udara kembali melakukan rampcheck pada pesawat penerbangan jamaah haji 2018. Dalam pelaksanaan rampcheck kali ini sebanyak 29 dari 31 pesawat dinyatakan layak terbang.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso mengatakan rampcheck dilakukan pada pesawat Boeing 777 Garuda di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta. “Hari ini kami cek dua pesawat total di rampcheck dari 31 pesawat, ada 29 sudah di rampcheck. Tapi dua pesawat tersebut tidak terlalu memberikan pengaruh terhadap penerbangan,” ujarnya di Bandara Soekarno Hatta, Rabu (25/7).

Menurutnya, rampcheck juga dilakukan pada Saudi Airlines. Mengingat sesuai keputusan menteri agama, maskpakai yang ditunjuk melayani penerbangan haji tahun ini adalah Garuda Indonesia dan Saudi Airlines. Garuda telah menyiapkan armada berjumlah 13 unit pesawat.

Terdiri dari 5 unit pesawat Boeing B777-300 dengan kapasitas 393 seat; 3 unit pesawat B747-400 dengan kapasitas 455; 4 unit pesawat Airbus A330-300 dengan kapasitas 360 seat; dan 1 unit pesawat A330-200 dengan kapasitas 325 seat.

Sedangkan Saudi Arabian Airlines menyiapkan armada 18 unit yang terdiri dari 11 unit pesawat Boeing B777-300 dengan kapasitas 410 seat dan 7 unit pesawat B747-400 dengan kapasitas 450 seat. “Sesuai regulasi dunia bahwa seluruh pesawat apapun yang berasal dari luar negeri maka otoritas setempat berhak mengecek pesawat. Kalau Garuda Indonesia kami sudah 100 persen kami lakukan rampcheck,” ucapnya.

Ia menjelaskan, rampcheck merupakan bagian dari rangkaian rampcheck khusus angkutan haji yang dilakukan oleh inspektur dari Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Ditjen Perhubungan Udara dan Kantor Otoritas Bandar Udara di masing-masing embarkasi pada 16-20 Juli 2018.

Rampcheck dilakukan guna suksesnya penyelenggaraan Penerbangan Haji 2018 sehingga dapat terlaksana dengan lancar, selamat, aman dan nyaman. “Pesawat yang layak, memang yang memenuhi spesifikasi atau kelengkapan peralatan kemudian dicek peralatan ada tanggalnya, pesawat itu ada kalender pemeliharaan sampai kapan diganti komponennya,” jelasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement