Rabu 08 Aug 2018 06:15 WIB

Ini Cara Hindari Heatstroke

Cuaca panas yang terus menerus berpotensi menyebabkan jemaah haji terkena heatstroke.

Rep: Lida Puspaningtyas / Red: Andi Nur Aminah
Tips menyiasati cuaca panas Saudi.
Foto: republika
Tips menyiasati cuaca panas Saudi.

IHRAM.CO.ID, MAKKAH -- Suhu di Makkah, Arab Saudi mencapai 38 derajat Celcius pada pagi hari dan diperkirakan meningkat pada sore hari. Suhunya diperkirakan bisa mencapai 43 derajat Celcius. Cuaca panas yang terus menerus berpotensi menyebabkan jemaah haji terkena heatstroke.

Heatstroke adalah kondisi yang disebabkan karena suhu tubuh kita meningkat. Keadaan ini biasanya akibat paparan yang terlalu lama atau aktivitas fisik pada suhu tinggi. "Kondisi ini bisa mengancam nyawa, jamaah diharapkan menggunakan alat pelindung diri yang telah dibagikan," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Eka Jusuf Singka, dilansir siaran pers yang diterima Republika.co.id.

Eka menyebutkan beberapa tanda dan gejala heatstroke yaitu suhu tubuh lebih dari 40 derajat Celsius. Perubahan keadaan mental atau perilaku seperti kebingungan ucapan yang tidak jelas, dan kejang.

Ada juga gejala perubahan dalam berkeringat. Pada sengatan panas, kulit akan terasa panas dan kering saat disentuh. Timbul mual dan muntah. Jantung berdebar cepat, nafas bisa menjadi cepat dan dangkal. Sakit kepala berdenyut.

Agar tidak terjadi kondisi ini, Eka mengingatkan jamaah untuk sering minum dan jangan menunggu haus. Jamaah juga diimbau sering semprotkan air pada bagian kulit yang terbuka seperti muka dan tangan, selalu menggunakan payung dan topi saat di luar gedung. "Jika mengalami tanda dan gejala seperti di atas segera hubungi tenaga kesehatan terdekat," kata Eka.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement