Selasa 28 Aug 2018 09:50 WIB

Sisa Riyal Jamaah untuk Korban Gempa Lombok

Sumbangan riyal bersifat imbauan.

Petugas memperlihatkan mata uang Saudi Riyal di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (23/7).
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Petugas memperlihatkan mata uang Saudi Riyal di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (23/7).

IHRAM.CO.ID, SURABAYA -- Sisa atau sebagian pecahan mata uang riyal jamaah haji di Debarkasi Surabaya disarankan disumbangkan untuk korban bencana alam gempa bumi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Syamsul Bahri menyebutkan ide itu adalah inisiatif dari Badan Amil Zakat di wilayah setempat.

"Kami berpikir di Lombok musibahnya bertubi-tubi. Kami mengetuk hati jamaah haji, barangkali masih ada recehan-recehan sisa mata uang riyal yang ingin disumbangkan untuk korban gempa bumi di Lombok. Ini sifatnya imbauan saja, bukan paksaan," ujarnya, Selasa (28/8).

Imbauan itu disampaikan pertama kali kepada jamaah haji kelompok terbang (kloter) 1 Debarkasi Surabaya, yang pada dini hari tadi tiba di Tanah Air. Jamaah haji kloter 1 asal Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, itu memasuki Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada pukul 03.25 WIB untuk menjalani proses keimigrasian, sebelum dipulangkan ke daerah asal.

Di sela proses keimigrasian itulah petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya menggilir kotak amal kepada jamaah yang ingin menyumbangkan sisa uang riyalnya bagi korban bencana alam gempa bumi di Lombok. Imbauan memberikan sumbangan bagi jamaah haji di Debarkasi Surabaya akan terus dilakukan kepada setiap kloter yang tiba. Hal itu dilakukan dengan cara menggilir kotak amal saat mereka menjalani proses keimigrasian di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

 

"Saya pikir ini sangat baik. Mudah-mudahan berapa pun yang disumbangkan akan memberikan kebaikan dan kemakmuran bagi jamaah haji itu sendiri," ucapnya.

Hari ini PPIH Debarkasi Surabaya menerima kedatangan perdana jamaah haji dari tiga kloter, semuanya asal Provinsi Jawa Timur. Selain kloter 1, asal Kabupaten Situbondo, yang pada dini hari tadi telah tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, dua kloter lainnya dijadwalkan menyusul tiba dan dijadwalkan masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada pagi hari ini untuk menjalani proses keimigrasian sebelum dipulangkan ke daerah asal. Masing-masing adalah kloter 2 asal Kabupaten Bondowoso dan kloter 3 asal Kabupaten Banyuwangi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنْ كُنْتُمْ فِيْ رَيْبٍ مِّنَ الْبَعْثِ فَاِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُّطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِنْ مُّضْغَةٍ مُّخَلَّقَةٍ وَّغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِّنُبَيِّنَ لَكُمْۗ وَنُقِرُّ فِى الْاَرْحَامِ مَا نَشَاۤءُ اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوْٓا اَشُدَّكُمْۚ وَمِنْكُمْ مَّنْ يُّتَوَفّٰى وَمِنْكُمْ مَّنْ يُّرَدُّ اِلٰٓى اَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْلَا يَعْلَمَ مِنْۢ بَعْدِ عِلْمٍ شَيْـًٔاۗ وَتَرَى الْاَرْضَ هَامِدَةً فَاِذَآ اَنْزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاۤءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ وَاَنْۢبَتَتْ مِنْ كُلِّ زَوْجٍۢ بَهِيْجٍ
Wahai manusia! Jika kamu meragukan (hari) kebangkitan, maka sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu; dan Kami tetapkan dalam rahim menurut kehendak Kami sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampai kepada usia dewasa, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dikembalikan sampai usia sangat tua (pikun), sehingga dia tidak mengetahui lagi sesuatu yang telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air (hujan) di atasnya, hiduplah bumi itu dan menjadi subur dan menumbuhkan berbagai jenis pasangan (tetumbuhan) yang indah.

(QS. Al-Hajj ayat 5)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement