Kemenag Pastikan Tenda Bertingkat Belum Berlaku Tahun ini

Jumat , 28 Jun 2019, 17:51 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Nashih Nashrullah
Direktur Layanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis
Direktur Layanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis

IHRAM.CO.ID, JAKARTA— Kementerian Agama memastikan tenda bertingkat tidak dipakai untuk musim haji tahun ini. Hal tersebut disampaikan Sri Ilham Lubis setelah foto tenda bertingkat viral di media sosial.   

 

Direktur Layanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis, memastikan tenda bertingkat tidak dipakai untuk musim haji tahun ini. Hal tersebut disampaikan Sri Ilham Lubis setelah foto tenda bertingkat viral di media sosial. 

Terkait

"Berdasarkan informasi dari Ketua Muassasah Asia Tenggaran Amin Indragiri, proyek penyediaan tenda bertingkat tidak untuk dilaksanakan tahun ini," kata Sri Ilham melalui keterangan tertulisnya, Jumat (28/06).  

Baca Juga

Sri Ilham Lubis menyampaikan foto dan video yang viral itu hanya contoh untuk diujicobakan pelaksanaannya, bisa jadi untuk tahun depan. "Contoh tenda tersebut berada di pameran," katanya.  

Sri Ilham Lubis memastikan saat ini Pemerintah Arab Saudi tengah melakukan kajian untuk penyediaan tenda bertingkat di Mina. Inovasi yang  rencananya akan digunakan pada musim haji tahun mendatang ini telah dipamerkan pada Expo Masyair.  

Disebutkan juga bahwa tenda tersebut terdiri dari dua lantai dengan WC/Toilet yang dan kasur dua tingkat. Informasi ini disertai dengan foto bagian luar dan video bagian dalam tenda bertingkat yang akan digunakan.

Menurutnya, Mina selalui menjadi isu krusial dalam penyelenggaraan ibadah haji. Sebab, luas areal Mina sangat terbatas sehingga jamaah hanya mendapat ruang yang sangat sempit saat menginap (mabit) di sana.

Apalagi, proses menginap berlangsung cukup lama, dua sampai tiga malam. Keterbasan area itu juga berdampak pada keterbatasan toilet. Akibatnya, fase mabit di Mina selalu diwarnai antrian panjang jemaah saat akan ke toilet.

"Terobosan ini baik. Semoga bisa segera diterapkan dan menjadi solusi atas keterbatasan areal yang ada di Mina, dan jamaah bisa lebih nyaman dalam beribadah," katanya. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini