Pemprov DKI Minta Jamaah Taati Saran Petugas Kesehatan

Ahad , 07 Jul 2019, 17:45 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Gita Amanda
Jemaah calon haji kloter pertama DKI Jakarta beraktivitas di Asrama Haji Embarkasi Jakarta, di Pondok Gede, Jakarta.
Jemaah calon haji kloter pertama DKI Jakarta beraktivitas di Asrama Haji Embarkasi Jakarta, di Pondok Gede, Jakarta.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi melepas jamaah haji kelompok terbang (kloter) 1 di embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG). Pemprov meminta jamaah mentaati saran yang telah disampaikan petugas kesehatan.

 

Terkait

"Karena itu apa yang telah tadi disampaikan Kementerian Kesehatan hendaknya betul-betul menjadi perhatian dan dipatuhi," kata Asisten Kesejahteraan Rakyat Pemprov DKI Catur Laswanto, mewakili Gubernur DKI Jakarta, memberikan arahan saat pelepasan keberangkatan, jamaah haji kloter 1 di Pondok Gede, Ahad (7/7) pagi.

Baca Juga

Catur mengatakan, saran dari petugas kesehatan sangat penting ditaati semua jamaah haji, agar jamaah tetap dalam kondisi sehat dan prima selama menjalankan ibadah. Jangan sampai penantian panjang sia-sia karena jamah tidak bisa menjaga kesehatannya.

"Oleh karena itu tentu kita menginginkan semua bahwa perjalanan ini betul-betul menjadi sebuah perjalanan haji yang segala sesuatunya berjalan dengan lancar," katanya.

Berdasarkan laporan terkini yang diterimanya pada saat puncak haji nanti suhu di Arab Saudi kurang lebih mencapai 50 derajat Celcius. Untuk itu Catur menyarankan jamaah harus betul-betul mematuhi dan mengikuti apa yang sudah digariskan atau yang sudah diarahkan para pentugas haji khususnya dari tim kesehatan.

"Ini sangat penting sebagaimana pada saat ibadah-ibadah inti bapak dan ibu betul-betul bisa menjalankannya secara tuntas," katanya.

Sebagai bentuk rasa syukur dan suka cita telah tiba di Tanah Suci, terkadang jamaah mengabaikan kesehatannya dengan banyak melakukan aktivitas ibadah sunnah terus menerus. Catur meminta jamaah jangan terlalu aktif ibadah sejak awal-awal, namun saat puncak pelaksanaan ibadah haji kondisi kesehatannya menurun.

Catur berharap hal itu tidak terjadi kepada jamaah haji Indonesia, khususnya embarkasi Jakarta Pondok Gede. Sehingga jamaah betul-betul bisa menjaga kondisi kesehatanya sampai puncak ibadah haji inti yang tidak bisa ditinggalkan oleh setiap jamaah haji.

"Kondisi bapak-bapak dan ibu-ibu harus betul-betul dalam kondisi yang prima.  Sehingga dapat melaksanakan inti ibadah haji dengan tuntas," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini