Selayang Pandang Perpustakaan Kota Makkah

Selasa , 16 Jul 2019, 14:06 WIB Reporter :Muhammad Hafil/ Redaktur : Hasanul Rizqa
Perpustakaan Makkah yang berada di sebelah timur Masjidil Haram. Di area ini diyakini sebagai tempat ini kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Perpustakaan Makkah yang berada di sebelah timur Masjidil Haram. Di area ini diyakini sebagai tempat ini kelahiran Nabi Muhammad SAW.

IHRAM.CO.ID, MAKKAH -- Sepasang jamaah haji asal Bangladesh tampak sesenggukan meratap pada dinding sebuah gedung berwarna krem. Lokasi gedung itu berjarak sekitar 500 meter dari jalur sa'i. Posisinya berada di sebelah timur halaman Masjid al-Haram, tak jauh dari bekas lokasi Pasar Seng yang kini sudah tiada.

 

Jamaah itu menangis. Bibirnya terlihat komat-kamit, seperti orang yang sedang berdoa.

Terkait

Sepertinya dia tidak membaca sebuah spanduk di depan gedung itu. Di sisi kiri gedung, ada sebuah spanduk yang berisi tulisan dalam bahasa Inggris, Arab, dan juga Urdu. Bagi orang Bangladesh, tentunya memahami aksara Urdu.

Baca Juga

Jika diartikan, tulisan itu berbunyi "Mengunjungi perpustakaan ini untuk mengultuskan tidak diizinkan secara syariah. Sebab tidak ada dalilnya."

Namun, tidak ada satu pun petugas keamanan yang mengawasi dan melarang perbuatan jamaah Bangladesh tersebut. Sementara, beberapa jamaah lainnya dari sejumlah negara masih mengunjungi tempat itu untuk berdoa ataupun sekadar berfoto-foto.

Di bagian atas tengah gedung, ada tulisan yang juga dari berbagai bahasa. Tulisan itu mengabarkan tahun pembangunan gedung ini. Di sisi depan sebelah kanan gedung, ada foto-foto dan tulisan tentang kondisi di dalam gedung itu.

Gedung berukuran 10 x 18 meter persegi ini yang terdiri atas dua tingkat. Bagian yang selalu terkunci itu adalah "Maktabah Makkah al Mukarramah" atau Perpustakaan Makkah.

DR Muhammad Ilyas Abdugani dalam bukunya, Sejarah Makkah, menuliskan bahwa tempat ini dulunya adalah tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Nabi Muhammad SAW sendiri, oleh kalangan Muslim di seluruh dunia dipercaya lahir pada 12 Rabiul Awal atau tahun 570 Masehi di Makkah. Beliau diyakini lahir di rumah kakeknya, Abdul Muthalib. Bangunan rumah itulah yang kini menjadi Perpustakaan Kota Makkah.

Pendapat ini diambil dari pandangan sahabat Nabi, Abdullah bin Abbas serta kalangan sejarawan Muslim klasik seperti Ibnu Hisyam dan Ibnu Ishak.

Dulu, tempat kelahiran Nabi Muhammad Ini pernah dibangun masjid oleh Al Khaizuran, yaitu ibu dari Khalifah Harun Al Rasyid dari Dinasti Abassiah.

Kemudian, bangunan masjid itu dihancurkan dan dibangun perpustakaan umum oleh Wali Kota Makkah saat itu, Syekh Abbas Qatthan pada 1370 H atau 1950 M dari hartanya sendiri.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini