Jika Jamaah Haji Galau, Temui Konsultan Ibadah

Selasa , 16 Jul 2019, 14:19 WIB Reporter :Muhammad Hafil/ Redaktur : Ratna Puspita
Pengendali Ibadah PPIH Arab Saudi, Oman Fathurahman.
Pengendali Ibadah PPIH Arab Saudi, Oman Fathurahman.

IHRAM.CO.ID, MAKKAH -- Jika jamaah haji mengalami 'kegalauan' soal fikih ibadah selama berada di tanah suci, hubungi segera para konsultan ibadah yang direkrut oleh Kementerian Agama. Konsultan ini ditugaskan untuk memberikan rasa tentram kepada jamaah terutama terkait soal fikih ibadah.

 

Menurut Pengendali Ibadah PPIH Arab Saudi, Oman Fathurahman, konsultan ibadah haji dibebankan tiga tugas. Yaitu, harus memberikan konsultasi kepada jamaah haji, melakukan kunjungan ke jamaah, dan memberikan edukasi.

Terkait

"Kita minta para konsultan untuk menentramkan hati para jamaah," kata Oman di Makkah, Selasa (16/7).

Baca Juga

Menurut Oman, bukan tanpa sebab Kementerian Agama merekrut konsultan yang menguasai fikih ibadah lintas mazhab. Mulai dari mazhab al arjah atau mazhab yang diunggulkan dan disetujui oleh mayoritas ulama.

"Kalau fikih yang al arjah itu tidak bisa dilaksanakan oleh jamaah, maka konsultan harus memberikan pemahaman tidak usah khawatir karena masih ada pendapat mazhab ar rojih yang tetap unggul tapi tak seperti ar arjah tapi tetap sah juga ibadahnya," kata Oman.

Kemudian, jamaah tak juga bisa melaksanakan yang ar rojih maka pilihan terakhir diberikan konsultan adalah yang dhaif, lemah menurut ulama tapi dalam kondisi tertentu bisa dilakukan.

"Jadi kita ini berusaha meniadakan kesulitan pada jamaah agar scara psikis tak tertekan," kata Oman.

Bahkan misalnya, jika jamaah khawatir ibadahnya tidak diterima karena tidak hafal doa atau membacanya saja sudah karena belum pernah berhaji, maka akan ditanamkan oleh konsultan bahwa haji adalah ibadah fisik. "Yang penting fisiknya kita tawaf dan sa'i tujuh putaran," kata Oman.

Yang penting, lanjut Oman, hati jamaah selalu terpaut dengan Allah. Dengan demikian, jamaah akan terhindar dari tekanan yang berujung stres.

Untuk diketahui, konsultan ibadah ini direkrut oleh PPIH Arab Saudi. Mereka ditempatkan di dua daerah kerja, yaitu Madinah dan Makkah.

Di Madinah, ada dua konsultan ibadah ditempatkan di Kantor Urusan Haji Indonesia dan di setiap sektor ada dua orang konsultan. Sementara di Makkah, ada tiga konsultan di Kantor Urusan Haji Indonesia dan masing-masing dua konsultan di setiap sektor.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini