Kemenkes Saudi Apresiasi Pelayanan Kesehatan Haji Indonesia

Rabu , 24 Jul 2019, 07:17 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Hasanul Rizqa
Pusat Kesehatan Haji menggelar telekonference dengan Kementerian Kesehatan Daerah Kerja Madinah, Selasa (23/7).
Pusat Kesehatan Haji menggelar telekonference dengan Kementerian Kesehatan Daerah Kerja Madinah, Selasa (23/7).

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menerima apresiasi dari Kemenkes Arab Saudi. Kemenkes RI dinilai sebagai yang terbaik dalam hal pelayanan terhadap jamaah haji negara masing-masing.

 

"Masya Allah, tim Anda ada di mana-mana. Negara Anda yang terbaik yang pernah saya ketahui," kata delegasi Kemenkes Arab Saudi dr. Bader Al Jeehany saat mengunjungi Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah, Selasa (23/7) pagi waktu setempat.

Terkait

Hal itu disampaikannya melalui sambungan teleconference dengan Pusat Kesehatan Haji Indonesia yang bertempat di Jakarta pada hari yang sama.

Baca Juga

Anggota Tim Promotif Preventif Aji Muhawarman mengungkapkan, delegasi Kemenkes Arab Saudi itu dipimpin  dr. Bader Al Jeehany selaku Direktur Edukasi Kesehatan.

"Ia didampingi empat orang jajaran Kemenkes, baik dari Madinah maupun dari Kemenkes pusat di Riyadh Arab Saudi," kata Aji saat dihubungi Ihram.co.id, Rabu (24/7).

Aji menyampaikan, kehadiran jajaran Kemenkes Arab Saudi ini untuk berkoordinasi dengan pihak KKHI Madinah sebagai representasi Kemenkes Indonesia di Tanah Suci dalam musim haji tahun 2019.

Dalam pertemuan tersebut, rombongan diterima oleh Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi, dr. Indro Murwoko, Kepala Seksi Kesehatan Daker Madinah, dr. Edi Supriyatna dan sejumlah petugas kesehatan KKHI Madinah.

Saat teleconference berlangsung, Kepala Pusat Kesehatan Haji Eka Jusup Singka di Jakarta menyampaikan apresiasi dari pemerintah Indonesia kepada Kerajaan Arab Saudi atas bantuan dan kerja sama yang telah dilakukan selama ini.

"Terima kasih Anda (dr Bader Al Jeehany --Red) sudah datang ke klinik kami di Madinah. Apresiasi kami terhadap Kemenkes Arab Saudi atas kerjasamanya,” ujar Eka kepada dr. Bader dan tim, kemarin.

Kepada Badel, Eka meminta agar petugas kesehatan Indonesia dipermudah masuk ke hotel-hotel di Madinah yang ditempati jamaah haji asal Indonesia. Hal ini penting untuk menyampaikan layanan kesehatan kepada jamaah haji.

"Supaya petugas kesehatan Indonesia bisa masuk dengan mudah untuk memberikan promotif dan preventif," katanya.

Selain itu, Eka juga meminta agar otoritas setempat menginformasikan kepada para pengusaha hotel untuk memudahkan tim kesehatan haji memasang poster-poster kesehatan di setiap penginapan yang terdapat jamaah Indonesia.

"Kami ingin poster-poster tentang promisi kesehatan dipasang di hotel-hotel Madinah," katanya dalam teleconference yang berlangsung sekitar 20 menit itu.

Menanggapi permintaan tersebut, Bader berjanji kepada Kapuskes Haji akan mendiskusikannya lebih lanjut. "Saya dan tim akan berdiskusi dengan tim Anda (KKHI Madinah). Besok kami juga akan menuju Riyadh untuk membahas hal ini," jelas Bader.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini