Sabtu 27 Jul 2019 06:44 WIB

Jelang Puncak Haji, Saudi Larang Turis Kongo Masuk

Virus ebola dikhawatirkan menyebar selama pelaksanaan ibadah haji Agustus mendatang.

Seorang jamaah haji sedang melakukan selfie atau swafoto dari lantai 2 Masjid Al Haram, Makkah, Kamis (25/7). Sementara di lantai bawah, terlihat jamaah haji sudah memadati pelataran Masjid Al Haram untuk thawaf.
Foto: Republika/Muhammad Hafil
Seorang jamaah haji sedang melakukan selfie atau swafoto dari lantai 2 Masjid Al Haram, Makkah, Kamis (25/7). Sementara di lantai bawah, terlihat jamaah haji sudah memadati pelataran Masjid Al Haram untuk thawaf.

IHRAM.CO.ID, GOMA -- Arab Saudi melarang masuk wisatawan asal Republik Demokratik Kongo (DRC) lantaran khawatir ebola dapat menyebar selama pelaksanaan ibadah haji pada Agustus mendatang. Keputusan tersebut, yang diumumkan oleh Kementerian Urusan Luar Negeri Arab Saudi pada Rabu, mengutip keputusan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pekan lalu yang menyatakan wabah ebola sebagai darurat internasional.

Namun, komisi WHO mendesak sejumlah negara tidak membatasi perdagangan dan juga perjalanan. "Pemberian visa kedatangan bagi warga yang berasal dari DRC dihentikan guna melindungi kesehatan jamaah haji," demikian pernyataan kementerian.

Baca Juga

Wabah ebola menewaskan lebih dari 1.700 orang sejak diumumkan hampir setahun yang lalu. Sekitar tiga persen dari populasi Kongo merupakan Muslim, menurut survei Kelompok Penelitian Kongo yang berbasis di New York.

Warga dari sub-Sahara Afrika menyumbang sekitar 10 persen dari dua juta lebih jamaah yang berangkat ke kota suci Makkah setiap tahunnya. Arab Saudi menangguhkan visa jamaah yang berasal dari Guinea, Sierra Leone, dan Liberia selama wabah ebola periode 2014-2016 yang menyebabkan lebih dari 11 ribu meninggal.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement