Tujuh Tahun Menunggu, Menpora Berangkat Haji

Senin , 05 Aug 2019, 12:36 WIB Reporter :Dadang Kurnia/ Redaktur : Dwi Murdaningsih
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi beserta sang istri Shobibah Rohmah berangkat ke tanah suci untuk menjalani ibadah haji pada Senin (5/8). Imam dan sang istri tergabung dalam kloter 85, atau kloter terakhir Embarkasi Surabaya.
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi beserta sang istri Shobibah Rohmah berangkat ke tanah suci untuk menjalani ibadah haji pada Senin (5/8). Imam dan sang istri tergabung dalam kloter 85, atau kloter terakhir Embarkasi Surabaya.

IHRAM.CO.ID, SURABAYA -- Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi beserta sang istri Shobibah Rohmah berangkat ke tanah suci untuk menjalani ibadah haji pada Senin (5/8). Ditemui seusai perekaman biometrik, Imam mengaku, dirinya menunggu hingga 7 tahun, untuk bisa menunaikan ibadah haji lewat jalur reguler tersebut.

 

Imam mengungkapkan, dirinya sengaja berangkat haji lewat jalur reguler, untuk bisa merasakan berbagai tahapan proses yang dilewati sebagian besar jamaah haji Indonesia. Imam dan sang istri tergabung dalam kloter 85, atau kloter terakhir Embarkasi Surabaya. Kloter ini diisi 838 jamaah calon haji, yang berasal dari Pamekasan, dan Sidoarjo, Jawa Timur.

Terkait

"Ini setelah 7 tahun saya mendaftar lewat reguler. Ya saya berangkat reguler, dari tahun berapa ini lama banget nih. Saya memang mendaftar begini karena ingin bersama jamaah nanti, melaksanakan haji. Lebih dari itu tentu bilamana saya lihat sesuatu yang perlu disempurnakan, tentu itu perlu menjadi koreksi kami sebagai pemerintah," kata Imam.

Baca Juga

Imam juga mengaku, dirinya beserta istri melaksanakan ibadah haji, untuk menemani orang tuanya, yang lebih dahulu berangkat ke tanah suci. Orang tua Imam, berangkat ke tanah suci tergabung dalam kloter 70 Embarkasi Surabaya. "Saya bersama istri sekarang mau berangkat menyusul ibu saya yang berangkat dari kloter 70 Sidoarjo," ujar Imam.

Imam dan istri tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya sekitar pukul 10.30 WIB. Imam dan istri tidak bergabung bersama rombongan lain, yang datang dengan menggunakan bis sekitar pukul 8.30 WIB.

Sementara, sang menteri beserta istri, datang ke asrama dengan menaiki mobil Vellfire hitam, bernomor polisi L 1200 BB. Setibanya di asrama, Imam beserta istri langsung menjalani perekaman biometrik, yang berlangsung sekitar 15 menit.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini