Saudi Distribusikan Payung untuk Jamaah Haji

Senin , 05 Aug 2019, 15:30 WIB Reporter :Ratna Ajeng Tedjomukti/ Redaktur : Agung Sasongko
Seorang jamaah calon haji menunggu dimulainya Shalat Jumat di Masjid Al Haram, Jumat (12/7). Penggunaan payung untuk jamaah haji memang dianjurkan karena cuaca di Kota Makkah pada siang hari bisa mencapai 42 derajat celcius. 
Seorang jamaah calon haji menunggu dimulainya Shalat Jumat di Masjid Al Haram, Jumat (12/7). Penggunaan payung untuk jamaah haji memang dianjurkan karena cuaca di Kota Makkah pada siang hari bisa mencapai 42 derajat celcius. 

IHRAM.CO.ID, MAKKAH -- Sejumlah besar payung didistribusikan di antara jamaah haji di Masjid Haram dan sekitarnya. Dilansir di Saudigazette, Senin (5/8) Payung-payung itu didistribusikan oleh Departemen Kehumasan Kepresidenan dua Masjid Suci.

 

Distribusi payung untuk jamaah haji ini merupakan program rutin yang diselenggarakan. Tahun ini, program tersebut sudah memasuki tahun ketujuh. Adapun tujuan dari program ini membantu jamaah dari terik panas di Makkah dan Madinah.Jamaah haji dari seluruh dunia mengapresiasi program ini,

Terkait

Mereka mengatakan pemerintah Saudi telah melayani kebutuhan jamaah tanpa terkecuali.  Dengan layanan sempurna kepada jamaah untuk memungkinkan mereka melakukan ritual haji mereka dengan mudah, damai dan nyaman.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Saudi perkenalkan teknologi robot selama musim haji ini untuk melayani konsultasi medis di rumah sakit di Mina, dan karavan medis.

Dilansir di arabnews, Senin (5/8) Teknologi baru ini memberikan layanan konsultasi medis dari setiap wilayah di seluruh Saudi. Layanan ini digunakan secara virtual menggunakan teknologi 4G di rumah sakit mana pun di Mina.

Sebuah pernyataan pada Saudi Press Agency mengatakan,Kementerian telah melatih staf medis dari Riyadh dan Jeddah untuk menggunakan teknologi ini.

Teknologi robot mencakup alat, seperti kamera khusus untuk memeriksa mata dan telinga. Kamera tersebut juga dapat digunakan untuk memeriksa kulit.

Teknologi ini bertujuan agar dokter dapat mendiagnosis pasien dan memberikan konsultasi dengan cepat dan akurat.

Selain teknologi robot, sejumlah invosasi telah digulirkan Saudi guna meningkatkan layanan haji. Seperti Fast Track untuk mempercepat kedatangan jamaah haji. Jugakota kota pintar terintergrasi dengan IT, transportasi, fasilitas rumah sakit mewah. Selain itu, bangunan permanen bertingkat di Mina dan wacana sa'i atau thawaf dengan eskalator.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini