Senin 21 Oct 2019 12:54 WIB

Persiapan Kesehatan Haji Lebih Awal

Pembukaan pendaftaran kesehatan haji sudah dibuka.

Rep: Ali Yusuf/ Red: Muhammad Hafil
Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Eka Jusup Singka
Foto: Republika/Prayogi
Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Eka Jusup Singka

IHRAM.CO.ID,JAKARTA--Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mempersiapkan lebih awal Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) untuk tahun 2020. Hal tersebut guna mempermudah pembinaan terhadap PPIH dan TKHI serta jamaah haji.

"Kita akan mempersiapkan lebih awal petugas kesehatan," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Eka Jusup Singka, saat dihungi Republika, (21/10). 

Eka munuturkan, Pusat Kesehatan Haji membuka pendaftaran PPIH dan TKHK sejak tanggal 14 Oktober dan pendaftaran akan ditutup pada 15 Desember 2019. Semua pendaftaran dilakukan secara online di www.puskeshaji.kemkes.go.id

"Nanti ketika sudah selesai dan ditetapnya di bulan Desember kita akan melakukan pembinaan lebih awal," ujarnya.

Menurutnya, tujuan persiapan petugas kesehatan dalam hal ini PPIH dan TKHI ini dipercepat, agar bisa melakukan pembinaan terhadap jamaah risti dan lansia.

"Karena jamaah haji kita banyak yang risti dan banyak yang tua, sehingga harus dilakukan pembinaan lebih awal," katanya.

Eka menuturkan, nantinya para petugas kesehatan yang terpilih bisa menyampaikan dakwah kesehatan haji, sebagai pembinaan kepada para calon jamaah haji terutama jamaah haji lansia.

"Pendekatan khusus kepada jamaah lansia dan risti itu dengan dakwah kesehatan haji," katanya.

Sementara itu dihubungi secara terpisah tim rekrutmen PPIH dan TKHI di Pusat Kesehatan Haji Aryani Dwi Hartati mengatakan, sampai saat ini yang sudah mendaftar dengan akun pendaftar sebanyak 13.064 orang dan jumlah tersebut akan terus bertambah sampai 15 Desember.

"Jumlah PPIH yang direncanakan sebanyak 317 orang dan TKHI sebanyak 1.587 orang dengan jumlah kloter 529 kloter," katanya.

Aryani menuturkan tahapan pertama pendaftaran PPIH dan TKHI adalah pertama membuat aku pendaftaran, upload data pendaftaran, tes potensi, salanjutnya Puskeshaji seleksi data elektronik, penentuan calon PPIH Arab Saudi, pemanggilan pelatihan PPIH Arab Saudi.

Pelatihan kompetensi yang terdiri dari cek dok dan hasil MCU,  MMPI tes, pengukuran kebugaran, wawancara, test nafza, test komptensi. Tahapan selanjutanya pelatihan integrasi, penetapan PPIH Arab Saudi, penugasan PPIH Arab Saudi. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement