Selasa 26 Nov 2019 13:26 WIB

4 Bulan Musim Umrah, Saudi Terbitkan 1,1 Juta Visa Umrah

Visa umrah paling banya dikeluarkan untuk Pakistan.

Rep: Andrian Saputra/ Red: Nashih Nashrullah
Kegiatan tawaf saat umrah (Ilustrasi)
Foto: Ihram TV/Sadly Rachman
Kegiatan tawaf saat umrah (Ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, JEDDAH – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan bahwa pemerintah Arab Saudi sejauh ini telah mengeluarkan sebanyak 1.339.376 visa umrah. 

Total jumlah visa umrah yang dikeluarkan itu dimulai sejak 31 Agustus 2019. Seperti dilansir Arab News pada Selasa (26/11) tercatat jumlah jamaah umroh yang sudah datang ke Arab Saudi mencapai 1.133.365 jamaah. 

Baca Juga

Dari jumlah tersebut sebanyak 297.491 jamaah masih berada di Arab Saudi sementara 835.874 jamaah telah kembali ke tempat asalnya.  

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi juga mencatat sebanyak 1.088.608 jamaah datang ke Arab Saudi melalui jalur udara sedang sebanyak 44.750 jamaah melalui jalur darat. Hanya tujuh jamaah saja yang memilih datang ke Arab Saudi melalui jalur laut.  

Selain itu berdasarkan data pemerintah Arab Saudi jamaah umrah yang datang ke Arab Saudi berasal dari Pakistan sebanyak 319.494 jamaah. Indonesia sebanyak 306.461 jamaah, India 195.345 jamaah, Malaysia 50.841 jamaah, Turki 50.775 jamaah, Bangladesh 36.021 jamaah, Aljazair 28.785 jamaah, Maroko 18.146 jamaah, Irak 16.851 jamaah, dan Yordania 16.233 jamaah.   

photo
Statistik umrah Kementerian Haji dan Umrah Saudi

Pada musim umrah ini, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi juga meluncurkan pusat-pusat layanan inaya untuk memberikan layanan komprehensif bagi penerima manfaat.

Selain itu Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi juga mengembangkan sistem pemesanan pusat MAQAM yang memungkinkan perusahaan umrah, perhotelan dan perusahaan transportasi serta para jamaah dan pengunjung Masjid Nabi untuk terhubung secara langsung, sehingga mencapai standar kontrol, efisiensi, dan transparansi tertinggi.   

MAQAM bersama dengan Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Luar Negeri dan Pusat Informasi Nasional, juga mengeluarkan e-visa tanpa perlu dokumen. Ini sebagai bagian dari upaya yang diberikan untuk mencapai salah satu tujuan paling penting dari visi Pemerintah Arab Saudi 2030 untuk meningkatkan kualitas layanan yang disediakan bagi jamaah. Andrian Saputra

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement