Kamis 12 Dec 2019 09:07 WIB

Bertemu Organda Saudi, Kemenag Minta Bus di Mina Jadid

Bus di Mina Jadid untuk mengantar jamaah pulang dan pergi.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Muhammad Hafil
Bertemu Organda Saudi, Kemenag Minta Bus di Mina Jadid. Ilustrasi: Jamaah haji Indonesia baru saja turun dari bus Shalawat di Terminal Syib Amir, Makkah (Ilustrasi).
Foto: Muhammad Hafil / Republika
Bertemu Organda Saudi, Kemenag Minta Bus di Mina Jadid. Ilustrasi: Jamaah haji Indonesia baru saja turun dari bus Shalawat di Terminal Syib Amir, Makkah (Ilustrasi).

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Misi Haji Indonesia menggelar pertemuan dengan Naqabah ‘Ammah Lissayyarat atau organisasi angkutan darat (Organda) Arab Saudi. Pertemuan membahas peningkatan layanan transportasi, salah satunya transportasi di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Delegasi Indonesia yang terdiri dari Direktur Layanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis, serta Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Djumali dan Staf Teknis Haji lainnya diterima oleh pimpinan Naqabah.

Baca Juga

"Kami meminta angkutan shuttle bus untuk jamaah haji Indonesia yang menempati wilayah Mina Jadid ke Jamarat pulang dan pergi,” ucap Sri Ilham dalam keterangan yang didapat Republika, Kamis (12/12).

Menurut Sri Ilham, setiap tahun sedikitnya ada sembilan maktab atau sekitar 27ribu jemaah haji Indonesia yang menempati tenda di kawasan perluasan Mina atau Mina Jadid. Jarak dari tenda ke tempat melontar jumrah (jamarat) cukup jauh, lebih dari 8km sekali jalan. Dengan jarak sejauh ini, jamaah bisa kelelahan.

“Keberadaan bus akan meringankan perjalanan jemaah saat akan melontar jumrah,” ujar Sri Ilham.

Indonesia juga meminta agar sarana transportasi Armuzna menggunakan city bus dengan kapasitas 80 - 100 orang dan memiliki tiga pintu. Setiap bus juga agar disediakan pemandu, baik saat keberangkatan menuju Arafah maupun saat pulang dari Mina ke Makkah.

“Kami juga minta Naqabah memperbolehkan penempatan tas kabin jamaah ke dalam bus antar kota,” tutur Sri Ilham.

Dikatakan Sri Ilham pihak naqabah akan menindaklanjuti usulan delegasi haji Indonesia. Dalam kesempatan itu, dilakukan juga penandatanganan kontrak kerjasama antara Staf Teknis Haji dengan Ketua Naqabah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement