Jatim Terus Berupaya Tekan Biaya Umrah untuk Masyarakat

Selasa , 07 Jan 2020, 17:44 WIB Reporter :Wilda Fizriyani/ Redaktur : Nashih Nashrullah
Seorang pramugari membimbing para calon jamaah umrah di kabin pesawat dalam penerbangan langsung menuju Jeddah.
Seorang pramugari membimbing para calon jamaah umrah di kabin pesawat dalam penerbangan langsung menuju Jeddah.

IHRAM.CO.ID, SURABAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menegaskan akan terus berupaya memberikan biaya umrah yang lebih terjangkau. Salah satunya melalui penyediaan rute baru penerbangan Surabaya-Jeddah yang baru diluncurkan maskapai penerbangan Citilink.  

 

Wakil Gubernur (Wagub) Jatim, Emil Dardak meyakini fasilitas rute baru ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Masyarakat Jatim akan dipermudah dalam melaksanakan ibadah umrah. "Ini akan menambah kebahagiaan sekaligus keberkahan bagi Jawa Timur,” ucap Emil melalui keterangan resmi yang diterima Republika.co.id, Selasa (7/1).   

Terkait

Menurut Emil, pesawat milik Citilink rute Surabaya-Jeddah berjenis airbus. Hal ini berarti daya tampung penumpangnya akan lebih banyak. Kondisi ini akan membuat masyarakat Jatim memeroleh banyak manfaat  

Baca Juga

Selain itu, Emil juga memastikan, keberadaan maskapai ini akan memeroleh dampak positif dari pelaku usaha travel di Jatim. Mereka akan siap menyambut paket umrah dengan harga  terjangkau dan lebih kompetitif. Apalagi, dia melanjutkan, jumlah penduduk di Jatim mencapai 40 juta jiwa.   

"Lalu didukung fasilitas low cost dipastikan akan berpengaruh pada peningkatan jumlah masyarakat Jatim yang ingin melakukan ibadah umrah," kata dia menegaskan.   

Emil menilai, dampak positif rute baru juga akan diterima Kementerian Agama (Kemenag) RI. Pasalnya, Jatim menempati urutan kedua di Indonesia untuk pelaksanaan umrah. Jatim telah menyumbang sekitar 30 persen dari angka nasional yang mencapai angka 1,2 juta jiwa jamaah per tahun.    

Menurut Emil, sumbangan Jatim untuk pelaksanaan umrah di Indonesia akan meningkat ke depannya. Sebab, ibadah umrah pada dasarnya tidak memiliki batasan kuota. Kemudian juga dapat dilakukan sepanjang tahun tanpa spesifikasi waktu layaknya ibadah haji.  

Sementara itu, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kemenag RI, Profesor Nizar berharap rute baru penerbangan langsung Surabaya-Jeddah dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat Jatim. Hal ini terutama terhadap mereka yang ingin melakukan ibadah umrah.  

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini