Rabu 12 Feb 2020 04:28 WIB

Konsolidasi RS BUMN Jadi Fokus Utama Erick Thohir

Sekira 64 RS yang berada di BUMN akan berkonsolidasi.

Rep: M Nursyamsi/ Red: Indira Rezkisari
Menteri BUMN Erick Thohir fokus mempercepat akselerasi holding RS.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Menteri BUMN Erick Thohir fokus mempercepat akselerasi holding RS.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan Menteri BUMN Erick Thohir fokus dalam mendorong ketahanan kesehatan, salah satunya dengan upaya konsolidasi rumah sakit-rumah sakit (RS) milik BUMN. Kementerian BUMN, kata Arya, ingin mempercepat akselerasi holding RS yang sudah dibentuk pada menteri sebelumnya.

"Dulu simbolis, sekarang akselerasi biar jalan sambil memperbaiki strukturnya, apalagi Pak Erick fokus ke health security. Makanya jadi salah satu fokus RS ini," ujar Arya di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (11/2).

Baca Juga

Arya menyebut pengelolaan RS-RS BUMN tetap berada di bawah naungan Indonesia Healthcare Corporation (IHC) selaku holding RS BUMN yang dibentuk Menteri BUMN sebelumnya Rini Soemarno pada 2017. Kata Arya, BUMN yang memiliki RS tetap memiliki saham di holding RS.

"Ini bukan pembentukan holding baru, tapi akselerasi, melanjutkan saja," ucap Arya.

Arya menyampaikan akselerasi holding RS tengah berproses secara bertahap untuk menggabungkan sekira 64 RS yang berada di BUMN masing-masing. Arya belum dapat memastikan tenggat waktu penyelesaian konsolidasi RS BUMN.

"Ada prosesnya, Juni baru ketahuan proses berikutnya. Jangan dibikin waktu, tapi bisa lebih cepat, yang pasti diproses cepat," kata Arya.

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi