Senin 17 Feb 2020 16:01 WIB

Hijrah Insan Mandiri Berangkatkan Jamaah Umrah Jumada

Tiap bulan, Hijrah Insan Mandiri menggelar dua kali keberangkatan jamaah umrah.

Para jamaah umrah Hijrah Insan Mandiri di depan Ka
Foto: Dok Hijrah Insan Mandiri
Para jamaah umrah Hijrah Insan Mandiri di depan Ka

IHRAM.CO.ID, JAKARTA – PT Kharisma Gayatri Mandiri Group, melalui anak perusahaannya, PT Hijrah Insan Mandiri, kembali memberangkatkan jamaah umrah. Mereka berangkat tanggal 6 Februari 2020, dan akan kembali ke Tanah Air pada 24 Februari 2020.

“Alhamdulillah, pada bulan kedua tahun 2020 ini,  PT HIjrah Insan Mandiri memberangkatkan rombongan jamaah umrah regular ke-9,” kata CEO PT Kharisma Gayatri Mandiri Group, Sari Suryanti, melalui rilis yang  dikirimkan kepada ihram.co.id, langsung dari Mekkah, Senin (17/2).

Ia menambahkan, program  umrah bertajuk “Jumada” (Jumadil Akhir) ini diikuti oleh jamaah dari beberapa  kota. “Para jamaah berasal dari Jakarta, Bali, dan Palembang,” ujarnya.

CEO PT Hijrah Insan Mandiri, H Trihari Agus Riyanto mengatakan, pihaknya melakukan dua kali keberangkatan jamaah umrah setiap bulan.  “Keberangkatan umumnya dimulai  setiap pertengahan dan akhir bulan,” tuturnya.

Ia menambahkan, “Jelas dan aman merupakan tekad kami untuk memberikan yang terbaik bagi terwjudnya niat para jamaah untuk melaksanakan ibadah umrah sesuai dengan ketentuan Nabi  Muhammad SAW.”

Sari Suryanti menegaskan, sebagai pelayan Tamu Allah, pihaknya sangat memperhatikan "5 Pasti" dari Kementerian Agama. Yakni, Pasti Travelnya, Pasti Jadwalnya, Pasti Terbangnya, Pasti Hotelnya, dan Pasti Visanya. “Ini kami lakukan semata-mata dengan  niat mencari ridha  Allah SWT dan agar para jamaah dapat melaksanakan ibadah umrah dengan tenang,” ujarnya.

Andy Vatian Demvora selaku Tour Leader Hijrah Insan Mandiri  mengungkapkan, pada priode ini (rombongan umrah regular ke-9), jamaah umrah miqot di Ya Lam Tam di atas pesawat. “Hal itu karena setelah tiba di Jeddah, mereka  langsung menuju Mekkah untuk melakukan ibadah umrah,” tuturnya.

Ia menambahkan, setelah empat hari di Mekkah, para jamaah langsung melanjutkan perjalanan ke Madinah untuk ziarah ke makam Rasulullah SAW dan tempat bersejarah lainnya selama total tiga hari. “Kemudian jamaah kembali ke Tanah Air langsung dari Bandara Madinah,” paparnya.

Sari menambahkan, program umrah regular regular 9 hari Hijrah Insan Mandiri  terdiri dari tiga macam.  Pertama, jamaah mendarat di Jeddah langsung menuju Mekkah untuk melaksanakan ibadah umrah; kemudian jamaah berangkat ke Madinah untuk ziarah ke Masjid Nabawi dan  kembali ke Tanah Air melalui Bandara Madinah.

Kedua, jamaah mendarat di Jeddah, langsung menuju Madinah untuk ziarah ke Masjid Nabawi, lalu melakukan ibadah umrah , dan pulang ke Tanah Air  melalui Bandara di Jeddah.

“Adapun yang ketiga adalah rombongan mendarat di Madinah untuk ziarah ke Masjid Nabawi, dilanjutkan ibadah umrah, dan pulang ke Tanah Air melalui Bandara di Jeddah,” kata Sari Suryanti.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement