Perluasan Masjidil Haram Dihentikan Sementara

Kamis , 26 Mar 2020, 10:20 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Muhammad Fakhruddin
Suasana area tawaf yang lengang di Masjidil Haram setelah Kerajaan Arab Saudi sebagai Pelayan Dua Kota Suci menghentikan sementara ibadah umrah, Jumat (6/3).
Suasana area tawaf yang lengang di Masjidil Haram setelah Kerajaan Arab Saudi sebagai Pelayan Dua Kota Suci menghentikan sementara ibadah umrah, Jumat (6/3).

REPUBLIKA.CO.ID,MAKKAH-Kerajaan Saudi menghentikan sementara pekerjaan perluasan Masjidil Haram demi mencegah tertularnya orang-orang oleh Covid-19. Selama proses perluasan masjid ini sudah tiga kali dihentikan pekerajaan perluasan. 

 

Terkait

Kepala Kepresidenan untuk urusan dua Masjid Suci, Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais, mengatakan, penutupan Area ekspansi Arab Saudi ketiga di Masjid Agung Makkah ini sebagai bagian dari langkah pencegahan Covid-19.

"Langkah ini diambil untuk menghentikan penyebaran coronavirus," kata Sudais, seperti dikutip Saudi Gazzette, Kamis (26/3).

Pihak Kepresidenan urusan dua Masjid Suci sudah mengambil serangkaian tindakan pencegahan dan penangkalan demi tidak banyak orang yang terinfeksi virus Corona. Terakhir Sudeis menutup semua pintu Masjidil Haram kecuali pintu utama masjid agung itu. 

Selain menutup semua pintu utama masjid, Kepresidenan dua Masjid Suci itu juga menutup atap dan ruang bawah tanah masjid. Selain menutup Masjidil Haram, pihaknya juga terus dilakukan sterilisasi di beberapa bagian tertentu. 

"Di samping mengintensifkan operasi sterilisasi untuk AC dan sistem ventilasi serta mengurangi jumlah pekerja di dua Masjid Suci," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini