Pendaftar Haji Muda Meningkat karena Antrean Panjang

Kamis , 02 Jul 2020, 18:52 WIB Reporter :Muhyiddin/ Redaktur : Ani Nursalikah
Komnas Haji: Pendaftar Haji Muda Meningkat karena Antrean Panjang, Jamaah haji muda (ilustrasi).
Komnas Haji: Pendaftar Haji Muda Meningkat karena Antrean Panjang, Jamaah haji muda (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komnas Haji dan Umrah Mustolih Siradj mengatakan, pendaftar haji berusia muda mengalami peningkatan lantaran adanya antrean panjang calon jamaah Indonesia untuk berangkat haji. Menurut dia, generasi muda sudah semakin sadar dalam melihat lamanya masa tunggu ibadah haji tersebut. 

 

Terkait

"Ini saya kira kesadaran baru anak generasi muda terhadap persoalan haji ketika kemudian informasi yang mereka dengar, ternyata haji sekarang itu tidak mudah. Meskipun syarat haji itu mampu, tapi mampu saja tidak cukup karena ketersediaan kuota ini sangat terbatas dan atreannya pun makin hari makin panjang," ujarnya saat dihubungi Republika.co.id, Kamis (2/7).

Baca Juga

Dia pun mencontohkan lamanya masa tunggu ibadah haji yang ada di salah satu daerah di Sulawesi. Menurut dia, masa tunggu di daerah itu bahkan antreannya sudah mencapai 40 tahun. 

"Artinya kalau hari ini mendaftar baru 40 tahun kemudian bisa berangkat. Maka kemudian, bagi anak muda yang sudah memahami situasi seperti ini mereka kemudian tidak harus menunggu usia tua untuk mendaftar," ucap Mustolih. 

Dia pun menilai meningkatnya pendaftar haji berusia muda ini sebagai hal yang positif. Karena itu, menurut dia, pemerintah harus terus melakukan sosialisasi agar umat Islam di Indonesia mendaftar haji lebih dini. 

"Saya kira ini positif terhadap sosialisasi terkait dengan haji lebih dini," kata Mustolih. 

Sebelumnya, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyampaikan pendaftar haji berusia muda semakin meningkat sejak 2018. Anggota BP BPKH Iskandar Zulkarnain menyampaikan sejak kampanye Haji Muda diinisiasi, pendaftar usia di bawah 30 tahun meningkat signifikan.

"Dalam dua tahun terakhir, pertumbuhan pendaftar haji usia milenial di bawah 30 tahun itu 17 persen dan 42 persen," katanya dalam konferensi pers di Muamalat Tower, Kamis (2/7).

Iskandar menyampaikan, mayoritas pendaftar 75 persen di atas usia 40 tahun. Sehingga saat berangkat, mereka sudah berusia lanjut di atas 55 tahun. Masa tunggu haji kini beragam tergantung wilayah mulai dari 10-30 tahun.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini