Senin 20 Jul 2020 11:32 WIB

Mosaik Tokoh Kristen di Hagia Sophia akan Ditutup Tirai

Mosaik tokoh Kristen yang tak menghadap kiblat dibiarkan terbuka.

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Friska Yolandha
Orang-orang mengunjungi era Bizantium Hagia Sophia, sebuah situs Warisan Dunia UNESCO dan salah satu tempat wisata utama Istanbul di distrik bersejarah Sultanahmet di Istanbul, Kamis, 25 Juni 2020. Dewan Negara Turki, pengadilan administratif tertinggi negara itu diharapkan Jumat, 10 Juli 2020, untuk mengeluarkan putusan tentang petisi yang meminta keputusan 1934 yang mengubah Hagia Sophia menjadi museum dibatalkan.
Foto: AP Photo/Emrah Gurel
Orang-orang mengunjungi era Bizantium Hagia Sophia, sebuah situs Warisan Dunia UNESCO dan salah satu tempat wisata utama Istanbul di distrik bersejarah Sultanahmet di Istanbul, Kamis, 25 Juni 2020. Dewan Negara Turki, pengadilan administratif tertinggi negara itu diharapkan Jumat, 10 Juli 2020, untuk mengeluarkan putusan tentang petisi yang meminta keputusan 1934 yang mengubah Hagia Sophia menjadi museum dibatalkan.

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Mosaik yang menggambarkan tokoh-tokoh Kristen di Hagia Sophia akan ditutup dengan tirai ketika umat Muslim melaksanakan ibadah shalat. Juru bicara Kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin mengatakan, sejumlah perbaikan sedang dilakukan untuk mempersiapkan Hagia Sophia menjelang shalat Jumat pertama pada pekan ini.

Dalam sebuah wawancara dengan NTV, Kalin mengatakan, mosaik Mary dan Gabriel yang berada di arah kiblat akan ditutup dengan tirai. Sementara, mosaik tokoh Kristen lainnya yang tidak menghadap kiblat dibiarkan terbuka dan tidak ditutup oleh tirai.

Baca Juga

Diyanet atau otoritas keagamaan Turki mengatakan, di luar jam shalat semua tirai yang menutupi mosaik akan dibuka. Selain itu, para wisatawan dari berbagai negara tetap dapat mengunjungi Hagia Sophia di luar waktu shalat.

Pada Ahad (19/7), Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melakukan kunjungan mendadak ke Hagia Sophia untuk meninjau persiapan shalat Jumat pertama di masjid tersebut. Rencananya, shalat Jumat pertama di Hagia Sophia akan dihadiri sekitar 500 jamaah. Belum diketahui apakah Erdogan akan ikut ambil bagian dalam shalat Jumat perdana tersebut.

 

Pengadilan Turki membatalkan dekrit Kabinet 1934, yang mengubah Hagia Sophia di Istanbul menjadi museum. Langkah ini membuka jalan bagi Hagia Sophia agar digunakan kembali sebagai masjid setelah 85 tahun.

Hagia Sophia digunakan sebagai gereja selama berabad-abad di bawah pemerintahan Kekaisaran Bizantium. Kemudian bangunan itu berubah menjadi masjid setelah penaklukannya atas Istanbul pada tahun 1453. Pada 1935, Hagia Sophia diubah menjadi museum. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement