7,5 Juta Pohon akan Ditanam di Riyadh

Senin , 03 Aug 2020, 14:25 WIB Reporter :Rizky Suryarandika/ Redaktur : Ani Nursalikah
7,5 Juta Pohon akan Ditanam di Riyadh. Ibu Kota Arab Saudi, Riyadh akan menjadi salah satu lokasi proyek kota hijau terbesar dunia.
7,5 Juta Pohon akan Ditanam di Riyadh. Ibu Kota Arab Saudi, Riyadh akan menjadi salah satu lokasi proyek kota hijau terbesar dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Ibu Kota Arab Saudi, Riyadh akan menjadi salah satu lokasi proyek kota hijau terbesar dunia. Rencana awalnya, jalan-jalan raya di Riyadh akan dipenuhi pepohonan agar terlihat menawan.

 

Terkait

Penghijauan Riyadh merupakan bagian dari Visi Saudi 2030. Disebutkan akan ada 7,5 juta pohon berbagai jenis yang ditanam. Dari sebuah studi, jalanan tanpa pohon berpotensi mengandung debu 8-10 kali lebih banyak dari jalan dengan pohon di sisinya.

Baca Juga

Profesor dari Universitas King Saud Fahad Al-Mana menyebut jenis pohon yang ditanam ialah Ziziphus spina-christi, Acacia gerrardii, dan Prosopis cineraria. Pakar tanaman itu optimistis pohon-pohon itu dapat tumbuh di iklim gurun dengan perawatan minimal.

"Mayoritas spesies pohon yang digunakan di proyek ini dipertimbangkan dari adaptasi lingkungan alam lokal yang baik dan perawatan sedikit," kata Al-Mana dilansir di Arab News, Senin (3/8). 

Al-Mana memperkirakan spesies pohon-pohon itu dapat tumbuh besar hanya dalam waktu tiga tahun. Ia sudah memperhitungkan pertumbuhan pohon dengan kondisi lingkungan di Riyadh.

"Di beberapa titik, kami memindahkan pohon besar berusia tiga tahun ke lokasi baru dimana mereka akan tumbuh sempurna," ujar Al-Mana.

Proyek Riyadh Hijau akan menambah nuansa sejuk di Ibu Kota Arab Saudi sekaligus memberi tampilan hijau di seisi kota. Diperkirakan proyek ini bisa menurunkan suhu rata-rata disana dua derajat Celsius sekaligus menambah kualitas udara. Ruang hijau di Riyadh harapannya bertambah dari lima menjadi sembilan persen pada 2030.

"Ini berkontribusi pada penjernihan udara dan pengurangan polusi udara. Dari segi estetik, kota juga terlihat makin indah," ucap Al-Mana. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini