Arab Saudi Mulai Bahas Penyelenggaraan Ibadah Haji 2021

Rabu , 19 Aug 2020, 05:27 WIB Redaktur : Muhammad Subarkah
Jamaah haji 2020 melakukan tawaf.
Jamaah haji 2020 melakukan tawaf.

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH -- Pangeran Khaled Al-Faisal, amir (gubernur) Makkah, sekaligus penasihat Penjaga Dua Masjid Suci Raja  dan ketua Komite Haji Pusat (CHC), memimpin pertemuan persiapan haji tahun depan. Pangeran Badr Bin Sultan, wakil emir wilayah tersebut, juga hadir dalam pertemuan tersebut.

 

Terkait

Seperti dilaporkan Saudi Press Agency dalam kesempatan tersebut, Pangeran Khaled mengucapkan terima kasih kepada semua sektor yang ambil bagian dalam musim haji lalu. Dia menekankan perlunya melanjutkan pekerjaan dan persiapan awal untuk tahun depan.

Pangeran Khaled juga menyoroti pentingnya mempersiapkan diskusi tahunan tentang penyelenggaraan haji di mana otoritas terkait akan melakukan musyawarah tentang cara-cara untuk lebih meningkatkan layanan yang diberikan kepada jamaah. Terutama dalam hal perumahan, makanan, transportasi, layanan, fasilitas, penyambutan pada saat kedatangan dan keberangkatan.

Emir mendesak pihak berwenang terkait untuk menyelesaikan proyek di Makkah dan tempat-tempat suci serta secara integral melanjutkan pekerjaan mengembangkan sistem haji dan umrah.

Ia juga menggarisbawahi perlunya mempercepat langkah-langkah transformasi kota suci Makkah dan tempat-tempat suci menjadi kota pintar. Hal ini untuk memfasilitasi para tamu Allah untuk menjalankan ibadah mereka dengan lancar dan nyaman sejak kedatangan mereka di tanah suci hingga mereka kembali ke negara masing-masing dengan selamat.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Kementerian Haji dan Umrah, Departemen Kesehatan di wilayah tersebut, dan aparat keamanan menyampaikan laporan tentang kegiatan mereka selama musim haji lalu. Pihak Lembaga Penelitian Haji-umrah Penjaga Dua Masjid Suci di Universitas Umm Al Qura ikut meninjau studi yang sedang berlangsung untuk berkontribusi untuk memperkuat faktor-faktor positif yang diamati selama musim haji. Mereka juga membahas berbagai hal negatif lain yang bertujuan untuk menghindarinya di musim haji berikutnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini