Pemkab Dukung Pembangunan Masjid di Wilayah Terpencil Sigi

Ahad , 23 Aug 2020, 12:48 WIB Redaktur : Muhammad Fakhruddin
Pemkab Dukung Pembangunan Masjid di Wilayah Terpencil Sigi. Ilustrasi Masjid
Pemkab Dukung Pembangunan Masjid di Wilayah Terpencil Sigi. Ilustrasi Masjid

REPUBLIKA.CO.ID,SIGI -- Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah mendukung pembangunan Pondok Pesantren Asmaul Husna di salah satu wilayah terpencil kabupaten tersebut, di Desa Uwe Manje, Kecamatan Kinovaro.

 

Terkait

"Pemerintah daerah Kabupaten Sigi sangat mendukung dan berkontribusi dalam pembangunan masjid dan fasilitas pendukung majelis dan ponpes ini," ucap Bupati Sigi Mohammad Irwan Lapatta, di Sigi, Ahad (23/8).

Pembangunan pondok pesantren dengan segala fasilitasnya diinisiasi oleh Habib Alwi Bin Syech Abu Bakar, di atas lahan seluas dua hektare. Lahan yang digunakan untuk pembangunan itu merupakan hibah dari Kepala Desa Uwemanje, Zakari.

Kata Mohammad Irwan Lapatta, pembangunan tersebut sejalan dengan program inovasi Pemkab Sigi yakni Sigi Religi. "Kegiatan ini merupakan bagian dari program inovasi pemerintah daerah yaitu program Sigi Religi yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan kita pada sang pencipta," kata Bupati.

Bupati meminta pemerintah kecamatan dan desa untuk membantu dan berkoordinasi dengan semua pihak, khususnya panitia pembangunan agar pembangunan ini dapat selesai sesuai target yang diharapkan. 

"Semoga dengan berdirinya tempat ini kita akan lebih banyak memiliki generasi yang berakhlak mulia, generasi penghafal Alquran, yang mampu membentengi diri mereka dari pengaruh negatif, serta akan menyebarkan kebaikan di tengah masyarakat sehingga daerah kita akan lebih mendapatkan keberkahan dari Allah," harapnya.

Pembangunan ponpes itu, diawali dengan peletakan batu pertama pembangunan masjid Alkhairaat.

Ketua Panitia Pembangunan M.A Yalidjama mengemukakan selain bangunan masjid di tempat itu juga akan dibangun rumah muallaf, yang digunakan untuk memberikan bimbingan kepada para muallaf.

"Serta akan didirikan bangunan lainnya yang digunakan bukan hanya untuk kegiatan keagamaan melainkan juga pengembangan ilmu pengetahuan lainnya," sebut M.A Yalidjama.

Terkait dengan itu, Pimpinan Majelis Dzikir Asmaul Husna Habib Alwi Bin Syech Abu Bakar menyampaikan kiranya pemerintah daerah dapat memberikan bantuan infrastruktur pendukung lainnya ditempat tersebut.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang begitu antusias mendukung pembangunan fasilitas majelis tersebut.

 

sumber : ANTARA
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini