Rabu 21 Oct 2020 05:50 WIB

Dua Masjid Suci Buka Pintu Khusus bagi Jamaah Disabilitas

Lebih dari 125.000 orang telah melakukan umroh pada tahap pertama.

Dua Masjid Suci Buka Pintu Khusus bagi Jamaah Disabilitas. Sebuah pemandangan menunjukkan Masjidil Haram tempat umat Islam diizinkan oleh otoritas Saudi untuk melaksanakan sholat untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan sejak pembatasan penyakit coronavirus (COVID-19) diberlakukan, di kota suci Mekkah, Arab Saudi, 18 Oktober 2020.
Foto: Saudi Agensi Pers / HO via REUTERS
Dua Masjid Suci Buka Pintu Khusus bagi Jamaah Disabilitas. Sebuah pemandangan menunjukkan Masjidil Haram tempat umat Islam diizinkan oleh otoritas Saudi untuk melaksanakan sholat untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan sejak pembatasan penyakit coronavirus (COVID-19) diberlakukan, di kota suci Mekkah, Arab Saudi, 18 Oktober 2020.

IHRAM.CO.ID,JEDDAH -- Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci telah mengalokasikan pintu masuk khusus dan ruang untuk sholat di lantai pertama Masjidil Haram bagi penyandang disabilitas. Pengelola telah menandai ruang sholat yang dialokasikan dengan selotip untuk dipesan bagi orang-orang dengan kebutuhan khusus.

Dilansir dari Arab News, Rabu (20/10), Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi mengatakan bahwa lebih dari 125.000 orang telah melakukan umroh pada tahap pertama kepulangannya, membenarkan bahwa sejauh ini tidak ada infeksi Covid-19 yang tercatat di antara para peziarah.

“Tahap pertama berhasil diselesaikan pada Sabtu lalu, di mana kami menerima lebih dari 125.000 jemaah. Fase pertama hanya fokus umroh, tidak ada sholat,” kata Dr. Amr Al-Maddah, Wakil Sekretaris Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi.

Dalam wawancara dengan Al-Ekhbariya, dia mengatakan Masjidil Haram telah menerima 40.000 jamaah dan 15.000 jamaah pada tahap kedua Umroh. Terdapat 531 perusahaan dan lembaga umroh yang bersiap menerima jamaah pada tahap ketiga untuk menunaikan umroh dan sholat di Masjidil Haram.

Kementerian meluncurkan aplikasi untuk membantu memfasilitasi Umrah bagi mereka yang ingin mengunjungi masjid suci Kerajaan di tengah pandemi penyakit virus korona (Covid-19) yang sedang berlangsung, sambil menjaga langkah-langkah kesehatan yang ketat selama ritual.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement