Sabtu 07 Nov 2020 08:34 WIB

Raja Salman Bantu Korban Gempa Izmir

Gempa Izmir dirasakan hingga Athena dan Istanbul

Anggota layanan penyelamatan mencari di puing-puing bangunan yang runtuh untuk orang-orang yang selamat di Izmir, Turki, Minggu, 1 November 2020.Tim penyelamat terus membajak melalui blok beton dan puing-puing bangunan yang runtuh di kota terbesar ketiga Turki untuk mencari korban selamat dari sebuah gempa kuat yang melanda pantai Aegean Turki dan utara pulau Samos Yunani, Jumat 30 Oktober, menewaskan puluhan dan ratusan lainnya terluka.
Foto: AP/Darko Bandic
Anggota layanan penyelamatan mencari di puing-puing bangunan yang runtuh untuk orang-orang yang selamat di Izmir, Turki, Minggu, 1 November 2020.Tim penyelamat terus membajak melalui blok beton dan puing-puing bangunan yang runtuh di kota terbesar ketiga Turki untuk mencari korban selamat dari sebuah gempa kuat yang melanda pantai Aegean Turki dan utara pulau Samos Yunani, Jumat 30 Oktober, menewaskan puluhan dan ratusan lainnya terluka.

IHRAM.CO.ID, IHRAM.CO.ID, JEDDAH -- Raja Salman telah mengeluarkan perintah pengiriman bantuan darurat kepada ribuan orang yang terkena dampak gempa bumi di kota Izmir, Turki. Gempa berkekuatan 7,0 terjadi di Laut Aegea ini terjadi Jumat (30/10).

Gempa tersebut dirasakan hingga Athena dan Istanbul. Dampak dari gempa ini adalah robohnya bangunan, mengakibatkan korban luka hingga ribuan orang dan korban tewas mencapai 116 orang.

 

Dilansir di Arab News, Sabtu (7/11), bantuan akan dikirim melalui Pusat Bantuan dan Bantuan Kemanusiaan Raja Salman (KSRelief). Bantuan ini merupakan perpanjangan tangan atas peran kemanusiaan yang dimainkan oleh Kerajaan selama krisis.

 

Bantuan tersebut sesuai dengan keinginan raja untuk mendukung rakyat Turki dan mengurangi dampak yang menghancurkan akibat gempa bumi. Bencana alam ini menyebabkan hilangnya nyawa dan kerusakan harta benda.

 

Di Sudan, KSRelief terus berupaya menyediakan tempat penampungan bagi mereka yang terkena dampak banjir. KSRelief mendistribusikan 139 tenda di Khartoum dan memberi manfaat bagi 834 orang.

 

Klinik KSRelief menyediakan layanan medis di kamp Zaatari untuk pengungsi Suriah di Yordania. Sekitar 435 pasien dengan berbagai kondisi kesehatan dirawat di tempat tersebut.

 

Pusat bantuan tersebut juga menawarkan layanan medis bagi para pengungsi di kamp Waalan di Direktorat Haradh Yaman.

 

KSRelief, yang didirikan pada 2015, telah berkontribusi pada proyek kemanusiaan senilai hampir 4,7 miliar USD dalam kemitraan dengan berbagai organisasi nirlaba global.

 

Lembaga ini juga telah melaksanakan lebih dari 1.367 proyek berbeda di 54 negara, terutama di zona konflik dan daerah yang dilanda tragedi.

 

Menurut laporan KSRelief baru-baru ini, negara dan wilayah yang paling diuntungkan dari proyek-proyek ini adalah termasuk Yaman dengan bantuan 3,3 miliar USD, Palestina 360 juta USD, Suriah 297 juta USD, serta Somalia 198 juta USD. 

 

https://www.arabnews.com/node/1759296/saudi-arabia

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement