India Klaim Kasus Covid-19 Turun Signifikan

Kamis , 28 Jan 2021, 22:55 WIB Redaktur : Nur Aini
Petugas kesehatan menunjukkan sebuah kotak berisi vaksin COVID-19 di dalam cold storage Rumah Sakit Sipil, Ahmedabad, India, Selasa (12/1). India akan memulai program vaksinasi Covid-19 pada 16 januari dengan memprioritaskan sekitar 30 juta pekerja lini terdepan dan layanan kesehatan.
Petugas kesehatan menunjukkan sebuah kotak berisi vaksin COVID-19 di dalam cold storage Rumah Sakit Sipil, Ahmedabad, India, Selasa (12/1). India akan memulai program vaksinasi Covid-19 pada 16 januari dengan memprioritaskan sekitar 30 juta pekerja lini terdepan dan layanan kesehatan.

IHRAM.CO.ID, NEW DELHI -- India pada Kamis (28/1) mengklaim berhasil menekan lonjakan infeksi Covid-19, dengan distrik kelima di negara itu melaporkan nihil kasus baru selama sepekan, bahkan saat kampanye vaksinasi telah menjangkau 2,4 juta orang.

 

Terkait

Negara berpenduduk 1,35 miliar itu mencatat jumlah kasus Covid-19 tertinggi di dunia setelah Amerika Serikat, meski tingkat infeksi turun secara signifikan dari puncaknya pada pertengahan September. Sejumlah riset menunjukkan bahwa daerah kantong di India telah memperoleh kekebalan kelompok melalui infeksi alami.

Baca Juga

"India berhasil membendung pandemi," kata Menteri Kesehatan Harsh Vardhan, mencatat bahwa kurang dari 12.000 kasus dilaporkan dalam sehari.

Menurut Vardhan, 146 dari 718 distrik di India melaporkan nol kasus baru selama sepekan dan 18 distrik lainnya selama dua pekan.

"India berhasil meratakan grafik Covid-19," ujarnya.

Dengan terjadinya penurunan infeksi, pemerintah mengumumkan bahwa mulai 1 Februari pembatasan penggunaan kolam renang umum akan dihapus. Selain itu, bioskop dan teater akan diizinkan beroperasi lebih dari 50 persen kapasitas dan semua jenis gedung pameran juga diperbolehkan menggelar acara.

Negeri Bollywood itu mulai meluncurkan program vaksinasi pada 16 Januari, dengan target 300 juta orang hingga Juli-Agustus.