Rabu 10 Feb 2021 21:49 WIB

PMI Bekasi Jemput Bola Penuhi Permintaan Plasma Konvalesen

PMI Kabupaten Bekasi hingga saat ini telah menyalurkan 196 kantong plasma konvalesen.

PMI Bekasi Jemput Bola Penuhi Permintaan Plasma Konvalesen (ilustrasi).
Foto: Antara/Zabur Karuru
PMI Bekasi Jemput Bola Penuhi Permintaan Plasma Konvalesen (ilustrasi).

IHRAM.CO.ID,CIKARANG -- Unit transfusi darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat melakukan 'jemput bola' ke penyintas COVID-19 yang bersedia melakukan donor plasma untuk memenuhi permintaan plasma konvalesen di daerah itu.

"Hari ini kami ke Mapolres untuk pengambilan sampel plasma penyintas COVID-19 dari jajaran petugas kepolisian di wilayah hukum Polres Metro Bekasi," kata Pelaksana tugas Ketua PMI Kabupaten Bekasi Akhmad Kosasih di Cikarang, Rabu (10/2).

Kosasih mengatakan di lokasi tersebut pihaknya berhasil mengambil sampel plasma konvalesen dari 16 anggota kepolisian calon pendonor plasma.

Sampel tersebut selanjutnya akan diuji medis di laboratorium unit transfusi darah PMI Kabupaten Bekasi. "Mudah-mudahan semuanya bisa lolos sehingga plasma konvalesen-nya dapat segera didonorkan," katanya.

PMI Kabupaten Bekasi hingga saat ini telah menyalurkan 196 kantong plasma konvalesen yang berasal dari 84 orang pendonor hanya saja jumlah tersebut belum bisa memenuhi permintaan pasien yang membutuhkan donor ini sebagai alternatif penyembuhan COVID-19.

"Kemarin-kemarin sampai 27 rumah sakit baik dari Kabupaten maupun Kota Bekasi yang meminta plasma konvalesen ke kami. Sebagian kini sudah terpenuhi, tinggal menyisakan 16 antrean pasien tapi data ini bergerak terus sementara plasma konvalesen tidak bisa distok," ucapnya.

Untuk mendapatkan plasma, kata dia, pihak rumah sakit atau dokter yang menangani pasien yang memutuskan menggunakan terapi plasma konvalesen terlebih dahulu menghubungi PMI Kabupaten Bekasi.

"Setelah itu kami segera mencarikan pendonor plasma tersebut. Jadi sistemnya ada permintaan pasien baru kita cari pendonornya," kata dia.

Menurut Kosasih, terapi alternatif pasien COVID-19 menggunakan metode plasma konvalesen sudah terbukti efektif dengan tingkat kesembuhan tinggi. Metode kuno ini sudah diaplikasikan di sejumlah negara seperti China, Korea, Iran, Amerika, hingga negara-negara di Benua Eropa.

Sebab plasma darah pasien yang telah sembuh dari COVID-19 memiliki protein penangkal virus yang disebut antibodi. Protein ini diproduksi oleh sel penyusun sistem kekebalan tubuh.

"Sederhananya, kekebalan antibodi di plasma darah inilah yang berfungsi menetralisir virus," katanya.

Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Hendra Gunawan menyatakan pihaknya mendukung upaya PMI Kabupaten Bekasi memenuhi permintaan plasma konvalesen untuk terapi penyembuhan pasien COVID-19.

"Pada giat perdana donor plasma konvalesen ini kami libatkan anggota Polsek Cikarang Barat. Karena tidak bisa distok makanya kami sesuaikan dengan kebutuhan PMI saat ini. Jika dibutuhkan kembali, kami dari Polres Metro Bekasi siap membantu PMI kapan saja. Semoga donor kami ini bermanfaat bagi pasien COVID-19," kata dia.

 

sumber : ANTARA
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement