Sabtu 13 Feb 2021 06:48 WIB

Puskes Haji Upayakan Jamaah Masuk Prioritas Vaksin Covid-19

Jamaah haji diupayakan prioritas dapat vaksin covid-19.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Muhammad Hafil
Puskes Haji Upayakan Jamaah Masuk Prioritas Vaksin Covid-19. Foto: Jusup Eka Singka
Foto: istimewa
Puskes Haji Upayakan Jamaah Masuk Prioritas Vaksin Covid-19. Foto: Jusup Eka Singka

IHRAM.CO.ID,JAKARTA -- Kepastian pelaksanaan haji 2021 hingga saat ini masih belum menemukan titik terang. Meski demikian, Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) Haji Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Eka Jusuf Singka, menyebut pihaknya terus melakukan persiapan termasuk vaksin Covid-19 bagi jamaah.

 

Baca Juga

"Untuk tahun ini, puskes haji fokus ingin memberikan vaksinasi Covid-19 kepada jamaah. Nanti, sebelum vaksin akan disediakan pemeriksaan kesehatannya juga," kata Dr Eka dalam Webinar Nasional PKHI (Pembinaan Kesehatan Haji Indonesia), Kamis (11/2).

Sejauh ini, ia menyebut baik pihaknya maupun Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia belum mendapatkan keterangan resmi untuk pelaksanaan haji 2021. Namun, segala persiapan atau ikhtiar terus dilakukan kedua belah pihak agar selalu siap jika diputuskan bisa memberangkatkan jamaah haji Indonesia.

 

Meski demikian, ia juga mengingatkan jika takdir dari Allah SWT nantinya menyebut belum bisa berangkat, maka ini adalah yang terbaik. Niat baik yang sudah ditanamkan sejak awal sudah dihitung sebagai ibadah, apalagi jika dijalankan dengan penuh keikhlasan.

"Kita ikhtiar, usaha, dan ikhlaskan jika ada ketentuan Allah SWT yang ternyata tidak sesuai dengan keinginan kita," ujarnya.

Protokol kesehatan saat ini menjadi bagian dari pelaksanaan haji. Dr Eka terus mengingatkan jamaah maupun petugas kesehatan untuk menjaga diri dengan memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta rajin mencucui tangan menggunakan air dan sabun atau air penyanitasi tangan.

Tak hanya itu, makanan bergizi dan memperbanyak sayur serta buah bisa membantu menjaga kondisi tubuh. Istirahat yang tubuh dapat membantu menghindari kelelahan.

Dalam persiapan penyeleggaraan haji, ia menyebut ada lima hal yang perlu dilakukan. Pertama, menyiapkan jamaah sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No 15 tahun 2016 tentang Istithaah Kesehatan Jemaah Haji.

"Vaksin yang kita berikan kepada jamaah, selain meningitis, pneumonia dan influenza, bertambah Covid-19. Ini termasuk bagian dari penyiapan membangun //istithaah// kepada jamaah," ucap Dr. Eka.

Merujuk pada Ali Imran ayat 97, Allah SWT berfirman, "Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barangsiapa mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam". Ia menyebut mampu yang dimaksud dalam ayat tersebut tidak hanya secara materi tapi juga fisik atau kesehatan. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement