Jumat 26 Mar 2021 14:29 WIB

BPJPH-KBRI Jerman Latih Penyelia Halal WNI di Eropa

Peluang industri halal di Jerman cukup besar.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Esthi Maharani
Kaum Muslim Jerman
Foto: EPA/Marius Becker
Kaum Muslim Jerman

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menggelar rapat dengan KBRI di Berlin. Rapat digelar untuk menjajaki kerja sama pelatihan penyelia halal bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Eropa, Kamis (25/3).

Wakil Kepala Perwakilan KBRI Jerman, Yul Edison, mengatakan peluang industri halal di Jerman cukup besar. Hal ini jika melihat jumlah masyarakat muslim Jerman kurang lebih mencapai 23.000 orang.

“Masyarakat kita memiliki jumlah umat muslim cukup besar, kalau Eropa lebih besar lagi. Melihat potensi produk halal yang masuk ke Jerman cukup besar, tentu butuh SDM yang mumpuni, dan perlu kita berdayakan diaspora kita,” kata Yul Edison dikutip di laman resmi Kemenag, Jumat (26/3).

Plt. Kepala BPJPH, Mastuki, menyambut baik kerja sama ini. Mastuki menilai sinergi akan memberikan peluang besar bagi WNI untuk menjadi penyelia halal.

 

Sinergi ini juga disebut akan membuka peluang masuknya produk Indonesia ke Jerman. Dengan demikian, ia menilai ada keuntungan ganda yang bisa diraih dari kerja sama ini.

"Ada double keuntungan dari pelatihan ini, selain paham proses menjadi penyelia halal, bisa juga jadi penyelia halal di perusahaan Jerman dan bisa juga mengkomunikasikan terkait syarat produk dalam negeri yang bisa masuk ke Jerman," kata Mastuki.

Perwakilan KBRI Jerman, Andi Nugroho, menyebutkan pelatihan penyelia halal ini merupakan proyek uji coba. Jika sukses, maka pelatihan ini akan dibagikan ke KBRI lain.

Hal ini dinilai perlu agar banyak WNI bisa memenuhi kebutuhan penyelia halal di dunia, yang memang mensyaratkan harus beragama Islam. “Rencana pelatihan ini akan kita adakan pada bulan puasa nanti," ujar Andi.

Pada awal 2021, BPJPH telah bekerja sama dengan negara-negara sahabat, baik di Asia, Afrika, hingga Eropa. Tujuan dari kerjasama ini adalah memuluskan penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH) di dunia Internasional.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement