Jumat 09 Apr 2021 14:56 WIB

DMI Serukan Masjid Jadi Sentra Vaksis Covid-19

DMI Launching Program Masjid Jadi Sentra Vaksin Covid-19

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Muhammad Subarkah
Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan cairan disinfektan di Masjid Syura di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (8/4/2021). Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah masjid untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di tempat ibadah jelang Ramadhan 1442 Hijriah.
Foto: Antara/Arnas Padda
Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan cairan disinfektan di Masjid Syura di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (8/4/2021). Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah masjid untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di tempat ibadah jelang Ramadhan 1442 Hijriah.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA--Dewan Masjid Indonesia (DMI) bersama Kementerian Kesehatan melauching  program Masjid sebagai sentra Vaksinasi Covid-19, Jumat (9/4). Program vaksin secara massal di masjid pertama kali itu dilaksanakan di Masjid Jami Assa'adah, Sukmaja, Depok dengan diikuti 500 orang yang kebanyakan dari kelompok lanjut usia (lansia).

Ketua DMI Jusuf Kalla (JK) mengatakan program vaksinasi Covid-19 di masjid merupakan upaya mensukseskan program vaksinasi.

 

"DMI akan menyiapkan berapa pun masjid yang dibutuhkan untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19," kata JK dalam siaran persnya, Jumat (9/4).

 

Namun, JK mengatakan, ada kriteria khusus masjid yang bisa dijadikan tempat vaksinasi. Yakni masjid yang memiliki halaman dan bangunan yang luas serta didukung sarana penunjang.

 

JK berharap peran masjid dalam vaksinasi Covid-19 bisa mempercepat pembentukan kekebalan komunitas atau herd immunity sebesar 70 persen di masyarakat. Dengan begitu, pandemi Covid-19 bisa segera berakhir.

 

"Program Vaksinasi Covid-19 ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, karena kalau cuman pemerintah yang kerjakan ini tidak akan mencapai target. Harus melibatkan masyarakat, lebih cepat lebih baik. Untuk itu kita semua harus berfungsi,v ujar JK.

 

"Ini penting untuk segera membentuk herd imunity di masyarakat, karena istilah untuk covid-19, tidak ada orang yang sembuh apabila semuanya tidak sembuh, mengingat wabah ini berasal dari 2 orang dan sekarang menjadi bencana dunia” ujar JK.

 

Wakil Menteri Kesehatan Dante Laksono yang turut hadir menilai vaksinasi tidak bisa dimaknai hanya sekedar sebagai program tetapi juga merupakan sebuah gerakan.

 

Karenanya, ia mendukung program vaksin di masjid sebagai bagian keterlibatan semua elemen masyarakat.

 

"Semua elemen masyarakat dapat terlibat untuk mensukseskan vaksinasi yang tidak eklusif hanya menjadi tanggung jawab kementerian kesehatan” ujar Dante.

Dante menjelaskan tidak hanya masjid yang dapat menjadi sentra vaksin, tempat tempat lain juga seperti sekolah-sekolah dan institusi lainnya dapat menjadi sentra vaksinasi Covid-19

"Hari ini kita melihat masjid dijadikan sebagai sentra vaksin, dan ini tidak hanya bisa dilakukan di masjid namun juga di tempat lain seperti sekolah-sekolah, lembaga dan institusi lainnya” ungkap Dante.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement