Kuwait Berlakukan Jam Malam Hingga Akhir Ramadhan

Selasa , 20 Apr 2021, 11:00 WIB Redaktur : Muhammad Subarkah
Suasana jam malam di Kuwait.
Suasana jam malam di Kuwait.

IHRAM.CO.ID, KUWAIT --  Juru Bicara Pemerintah, Tareq al-Mazrem mengumumkan Dewan Menteri memutuskan untuk memperpanjang sebagian jam malam mulai pukul 19.00 sampai pukul 05.00 pagi sampai akhir bulan Ramadhan.

 

Terkait

Keputusan tersebut terus akan ditinjau sebelum akhir Ramadhan sekitar 12 Mei dan memungkinan adanya keputusan baru.

Dikutip Kuwait Times, Selasa (20/4), keputusan tersebut tidak mengacu pada larangan masuk ekspatriat yang tidak terbatas di Kuwait.

Sebelumnya, warga Kuwait diizinkan pergi sampai pukul 22.00 malam dan layanan pengiriman makanan akan berlanjut sampai pukul 03.00 pagi sepanjang Ramadhan.

 

Peraturan jam malam parsial diberlakukan kembali sekitar dua bulan lalu setelah peningkatan tajam dalam jumlah kasus Covid-19.

Sementara itu, Kuwait tengah melakukan vaksinasi terhadap sekitar 42 ribu siswa dan hampir 60 persen guru menjelang ujian akhir.

Selain murid dan guru, sekitar 3.000 pegawai sektor bank dan 1.000 pekerja bioskop juga divaksin.

Total warga Kuwait yang telah menerima vaksin mencapai 822.000 atau hampir 20 persen dari populasi.

Otoritas kesehatan telah mempercepat kampanye vaksinasi selama Ramadhan dengan harapan dapat segera menjangkau satu juta orang yang divaksinasi.

Dilansir Kuwait News Agency, Kementerian Kesehatan Kuwait mengumumkan penambahan 1.510 kasus Covid-19 dan delapan kematian selama 24 jam terakhir pada Senin (19/4) sehingga total kasus menjadi 258.497 dan total kematian 1.456. Sedangkan jumlah pasien yang sembuh juga bertambah 1.231 sehingga totalnya menjadi 241.696. n Meiliza Laveda

https://news.kuwaittimes.net/website/cabinet-extends-curfew-till-the-end-of-ramadan/

https://news.kuwaittimes.net/website/students-vaccinated-ahead-of-finals-bank-cinema-employees-inoculated/

https://www.kuna.net.kw/ArticleDetails.aspx?id=2972835&language=en

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini