Senin 26 Apr 2021 21:32 WIB

Turki Akan Balas Tuduhan Biden Terkait Genosida Armenia

Turki akan balas tuduhan Biden beberapa bulan mendatang.

Arsip staf yang menunjukkan dokumen dan foto asli tentang deportasi Armenia tahun 1915.
Foto: Anadolu Agency
Arsip staf yang menunjukkan dokumen dan foto asli tentang deportasi Armenia tahun 1915.

IHRAM.CO.ID, WASHINGTON -- Juru Bicara Kepresidenan Turki mengatakan negara itu akan menanggapi pernyataan presiden Amerika Serikat tentang peristiwa 1915 dalam beberapa bulan mendatang.

"Akan ada reaksi dalam berbagai bentuk, jenis dan derajat dalam beberapa hari dan bulan mendatang," kata Ibrahim Kalin kepada Reuters, Ahad, (25/4), seperti dilansir Anadolu Agency.

"Segala sesuatu yang kami lakukan dengan AS akan berada di bawah mantra pernyataan yang sangat disayangkan ini," tambah dia.

Kalin menekankan bahwa parlemen Turki akan membuat pernyataan pada Senin dan deklarasi AS tidak akan memberikan dasar hukum apa pun untuk potensi klaim reparasi.

 

"Untuk mereduksi semua itu menjadi satu kata dan mencoba mengimplikasikan keterlibatan Turki, nenek moyang Ottoman kami terlibat dalam aksi genosida, sungguh keterlaluan," ujar dia.

Pada Sabtu, Presiden Joe Biden menyebut peristiwa tahun 1915 sebagai "genosida", melanggar tradisi lama presiden Amerika yang menghindari penggunaan istilah tersebut.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement